Berita

Politik

Haedar Nashir Apresiasi Kiprah, Kepeloporan, Dan Keberanian Pemuda Muhammadiyah

RABU, 03 MEI 2017 | 08:44 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir sangat mengapresiasi atas kiprah, kepeloporan, keberanian Pemuda Muhammadiyah.

Dalam amatannya, Pemuda Muhammadiyah terutama di bawah kepemimpinan Dahnil Anzar Simanjuntak saat ini aktif dalam menjalankan peran kebangsaan. Selain itu juga juga tetap menggerakkan potensi kader Pemuda Muhammadiyah.

"Kami beri apresiai tinggi atas nama PP Muhammadiyah sebagai ayah, atas kiprah, kepeleporan, keberanian Pemuda Muhammadiyah. Baik dalam menjalankan peran kebangsaan yang cukup kritsis tetapi tetap di garis tengah. Pada saat yang sama mengerakkan potensi pemuda lewat KOKAM dan sekarang lewat gerakan ekonomi," ungkapnya. [Baca: Pemuda Muhammadiyah Launching Mallmu.Com]


Dia yakin langkah tersebut cukup positif sehingga berbagai macam ikhtiar untuk nahyi munkar bisa diimbangi atau langsung dijalankan satu paket dengan amru bil maruf.

"Dua-duanya sama susahnya. Jadi jangan bayangkan, nahyi munkar lebih mudah dibanding amar maruf. Karena nahyi munkar Muhammadiyah itu bukan hanya dengan kata-kata, tapi tidak kalah pentingnya dengan tindakan," jelasnya.

Tak lupa dalam kesempatan itu, Haedar juga mengingatkan Pemuda Muhammadiyah untuk meningkatkan kualitas kelimuan dan memperdalam ilmu agama Islam secara komprehensif. "Tradisi iqro juga terus agar bisa membaca realitas zaman," tandasnya.

Selain Haedar juga hadir Ketua MPR RI Zulkifli Hasan, Wakil Ketua DPR RI Taufik Kurniawan, Ketua Komisi Yudisional, dan Komisioner Komnas HAM Maneger Nasution.

Tampak pula sejumlah mantan Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah, seperti Hajriyanto Y. Thohari, Imam Addarulqutni, Abdul Mu'thi, dan Izzul Muslimin serta mantan Sekjen PP Pemuda Muhammadiyah M. Najib.

"Terakhir, kami mendukung gerakan pemberdayaan, pembebasan dan pemajuan Pemuda Muhammadiyah. Ini kekuatan luar biasa," demikian Haedar.

Sebagian dari kiprah Pemuda Muhammadiyah yang menyita perhatian publik adalah gerakan Berjamaah Melawan Korupsi, advokasi keluarga Almarhum Siyono, pembelaan terhadap petani Kendeng, Rembang dan Teluk Jambe, Karawang, serta mengawal kasus penistaan agama yang melibatkan Basuki T. Purnama, juga keberadaan Waroeng Dhuafa, yang menyiapkan makan gratis untuk kalangan tidak mampu setiap hari Jumat. [zul]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya