Berita

Tjahjo Kumolo/Net

Politik

Tjahjo: Masa Parpol 1 Persen Bisa Majukan Capres?

RABU, 03 MEI 2017 | 08:10 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Tujuh dari sepuluh fraksi di DPR menyetujui penghapusan ambang batas pencalonan presiden (presidential threshold) alias 0 persen.

Hanya Fraksi PDIP, Golkar dan Nasdem yang menolak, dan menghendaki presidensial threshold tetap 20 persen, sama seperti pemilu sebelumnya.

Adapun alasan tujuh fraksi menghapus presidential threshold karena sesuai dengan keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) soal Pemilu Serentak 2019.


Sementara sikap pemerintah, sama dengan pandangan PDIP, Golkar dan Nasdem.

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengatakan, pemerintah tetap konsisten presidential threshold 20 persen.

Jelas Tjahjo, permintaan menghapus presidential threshold sah-sah saja. Ia pun tak membantah bahwa setiap parpol berhak mengajukan calon presiden.

Namun, politisi PDIP ini tetap meminta ada pembatasan bagi parpol yang bisa mencalonkan presiden agar calon presiden bisa datang dari parpol yang benar-benar dipilih rakyat.

"Saya nilai memang setiap parpol berhak punya calon. Tapi, harus ada batasnya dong. Masa parpol cuma punya 1 persen bisa majukan capres?" ujar Tjahjo dilansir dari laman Kemendagri, Rabu (3/5). [rus]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Prabowo Apresiasi Rahmat Erwin Usai Raih Emas dan Pecahkan Rekor Dunia

Minggu, 27 September 2026 | 12:11

Partai Koalisi Bela Prabowo Mati-matian tapi Diam Saat Gibran Dikritik

Minggu, 27 September 2026 | 12:05

Daftar 10 Wilayah Terpanas 27 September 2026, Suhu Capai 37,4 Derajat

Minggu, 27 September 2026 | 11:57

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Spesifikasi Samsung Galaxy A08 Resmi Meluncur di Indonesia, Baterai 6.000 mAh

Minggu, 27 September 2026 | 11:37

Indonesia Calonkan Diri untuk Kursi Tidak Tetap DK PBB Periode 2029-2030

Minggu, 27 September 2026 | 11:04

Tak Ada Satupun Partai Koalisi Pasang Badan saat Gibran Hadapi Gugatan Ijazah

Minggu, 27 September 2026 | 10:31

KPK Amankan Perhiasan Diduga Emas Saat Geledah Kanwil BPN Jatim

Minggu, 27 September 2026 | 10:17

Perang Abad 21 Sudah Dimulai, tapi Mukan di Medan Tempur

Minggu, 27 September 2026 | 10:05

Sugiono: RI Percaya PBB, Tapi Multilateralisme Harus Lebih Representatif dan Gesit

Minggu, 27 September 2026 | 09:27

Selengkapnya