Berita

Arief Budiman/Net

Politik

Ketua KPU: Tiga Hal Untuk Membangun Pemilu Berkualitas

SELASA, 02 MEI 2017 | 12:10 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Komisioner KPU RI periode 2017-2022 berbincang santai dengan para wartawan dalam acara coffee morning yang digelar di Media Center KPU, Jakarta, Selasa (2/5).

Dalam acara itu, masing-masing komisioner dan sekretaris jenderal, memaparkan riwayat hidup, persinggungan mereka dengan dunia kepemiluan sebelum masuk ke KPU dan gagasan-gagasan untuk mentransformasi penyelenggaraan pemilu menjadi lebih kredibel dan akuntabel.

Acara coffee morning dipandu langsung oleh Ketua KPU RI Arief Budiman. Arief menekankan pentingnya tiga hal untuk membangun pemilu yang lebih baik dan berkualitas. Yaitu, transparansi, integritas dan kejujuran.


"Kalau tiga hal itu dilaksanakan dengan baik maka pemilu kita akan lebih berkualitas," ujarnya dalam rilis KPU.

Ilham Saputra yang dipercaya sebagai Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan mengatakan bahwa dirinya bersama komisioner lainnya ingin membangun konsep dan praktek kepemiluan yang lebih simpel.

"Jadi teman-teman di level Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) itu lebih mudah menghitung hasil penghitungan perolehan suara dan hitungannya lebih cepat, tepat dan akurat," kata Ilham.

Menurut Ilham, persoalan teknis kepemiluan itu banyak terjadi pada level tempat pemungutan suara (TPS). Karena itu, selain meningkatkan profesionalisme dan integritas KPPS, PPS dan PPK, maka perlu dibuat formulasi teknis pemilu yang lebih simpel untuk memudahkan penyelenggara dalam mengadministrasikan hasil pemilu.

Hadir juga komisioner KPU yang lain, Evi Novida Ginting Manik yang dipercaya sebagai Ketua Divisi Umum, Rumah Tangga dan Organisasi; Wahyu Setiawan sebagai Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih dan Pengembangan SDM; Viryan yang menggawangi Divisi Humas, Data Pemilih dan Hubungan Antar Lembaga; Hasyim Asyari sebagai Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan; dan Pramono Ubaid Tanthowi penanggung jawab Divisi Perencanaan, Keuangan dan Logistik; serta Arif Rahman Hakim sebagai Sekretaris Jenderal KPU. [rus]

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

UPDATE

Video Viral, Netanyahu Menyerah dan Flotilla Bebas

Senin, 25 Mei 2026 | 01:57

Narasi Larangan Pertalite untuk Kendaraan Merek Tertentu per 1 Juni 2026 Hoax!

Senin, 25 Mei 2026 | 01:40

Euforia Bobotoh

Senin, 25 Mei 2026 | 01:20

Sugiono Dianggap Berhasil Terjemahkan Kerja Nyata Prabowo

Senin, 25 Mei 2026 | 00:59

Ini Tujuh Saran untuk Prabowo Realisasikan Pasal 33 UUD 1945

Senin, 25 Mei 2026 | 00:40

Gubernur Lemhannas Minta Keberadaan BoP Dikaji Ulang

Senin, 25 Mei 2026 | 00:18

Edukasi Keuangan Bantu Mahasiswa Kelola Kantong Secara Sehat

Minggu, 24 Mei 2026 | 23:58

Golkar Jadikan MDI Instrumen Sosialisasi Program Prabowo ke Umat

Minggu, 24 Mei 2026 | 23:40

Prabowo Singgung Reshuffle Zulhas, PAN Terancam Tidak Digandeng Gerindra di 2029

Minggu, 24 Mei 2026 | 23:19

Ekonomi Syariah dan Ekonomi Kerakyatan: Dua Tombak Kedaulatan Ekonomi Indonesia

Minggu, 24 Mei 2026 | 22:43

Selengkapnya