Berita

Zulkifli Hasan/Net

Ketua MPR: Belum Banyak Pebisnis Dari Kalangan Santri

SENIN, 01 MEI 2017 | 14:10 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Liburan panjang tetap dimanfaatkan Ketua MPR RI Zulkifli Hasan untuk silaturrahmi ke berbagai kalangan. Seperti hari ini (Senin, 5/1), Zulkifli hadir di Yogyakarta untuk menyampaikan Pidato Kebangsaan di hadapan ratusan wisudawan Kelas VI Pondok Pesantren Mu'allimin.

Dalam sambutannya, Zulkifli mengajak alumni pondok pesantren untuk bekerja keras unggul dalam ilmu pengetahuan dan teknologi.

"Alumni pondok pesantren punya kesempatan yang sama dengan alumni sekolah unggulan. Yang membedakan adalah kerja keras, ketekunan dan kesungguhan meraih cita cita," motivasi ketua umam PAN ini.


Menurut Zulkifli, santri harus menjadi pelopor umat Islam yang cerdas, kreatif sekaligus juga menguasai ilmu agama. "Santri harusnya bisa unggul karena pengetahuannya luas melingkupi ilmu pengetahuan dan teknologi sekaligus ilmu agama," terangnya.

Kedua, Zulkifli juga mengajak santri untuk tekun belajar sekaligus menerapkan ilmu kewirausahaan. "Belum banyak pebisnis dari kalangan santri. Sekarang waktunya lahir generasi enterpreneur dari alumni pesantren," harapnya.

Bisnis dan kewirausahaan, kata Zulkifli, adalah pintu rezeki yang dicontohkan langsung oleh Rasulullah SAW.

"Saya sering sampaikan, seorang muslim harus kaya agar bisa mandiri sekaligus berbagi. Contohnya Nabi Muhammad yang memilih jalan wirausaha," demikian Zulkifli.

Hadir mendampingi Ketua MPR RI Zulkifli Hasan, Ketua PP Muhammadiyah Prof. Yunahar Ilyas, tokoh Muhammadiyah sekaligus alumni Ponpes Mu'allimin Buya Syafi'i Ma'arif, Bendahara Umum PAN Nashrullah dan Ahmad Mumtaz Rais. [rus]

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

UPDATE

Video Viral, Netanyahu Menyerah dan Flotilla Bebas

Senin, 25 Mei 2026 | 01:57

Narasi Larangan Pertalite untuk Kendaraan Merek Tertentu per 1 Juni 2026 Hoax!

Senin, 25 Mei 2026 | 01:40

Euforia Bobotoh

Senin, 25 Mei 2026 | 01:20

Sugiono Dianggap Berhasil Terjemahkan Kerja Nyata Prabowo

Senin, 25 Mei 2026 | 00:59

Ini Tujuh Saran untuk Prabowo Realisasikan Pasal 33 UUD 1945

Senin, 25 Mei 2026 | 00:40

Gubernur Lemhannas Minta Keberadaan BoP Dikaji Ulang

Senin, 25 Mei 2026 | 00:18

Edukasi Keuangan Bantu Mahasiswa Kelola Kantong Secara Sehat

Minggu, 24 Mei 2026 | 23:58

Golkar Jadikan MDI Instrumen Sosialisasi Program Prabowo ke Umat

Minggu, 24 Mei 2026 | 23:40

Prabowo Singgung Reshuffle Zulhas, PAN Terancam Tidak Digandeng Gerindra di 2029

Minggu, 24 Mei 2026 | 23:19

Ekonomi Syariah dan Ekonomi Kerakyatan: Dua Tombak Kedaulatan Ekonomi Indonesia

Minggu, 24 Mei 2026 | 22:43

Selengkapnya