Berita

Presiden Jokowi/Net

Politik

Presiden Jokowi: 65 Persen Anggaran Harus Fokus Ke Infrastruktur Dan Investasi

RABU, 26 APRIL 2017 | 13:50 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Presiden Joko Widodo menekankan agar Kementerian/Lembaga (K/L), provinsi, kabupaten dan kota memberikan prioritas pada apa yang ingin dikerjakan. Prioritas tersebut tidak perlu banyak-banyak, fokus di bawah tiga sampai lima prioritas.

"Jangan semuanya menjadi prioritas. Ini kebiasaan kita, ini rutinitas dan mengulang-ulang," kata Jokowi sapaan akrab Kepala Negara saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional​ (Musrenbangnas) Tahun 2017, di Hotel Bidakara Jakarta, Rabu (26/4).

Menurutnya, hampir di semua daerah, sesuai APBD dan APBN yang dibacanya, merupakan rutinitas dan mengulang-ulang. Kalau ada tambahan anggaran, misalnya APBD atau APBN ada tambahan 10 persen, langsung semua dinas naik 10 persen. Di Kementerian juga sama, naik 10 persen semuanya.


"Jangan seperti itu lagi. Kelihatannya ini sepele, tapi kalau tidak kita ubah, tidak akan kita memperoleh hasil yang baik," ucap Jokowi.

Kemudian, Jokowi juga menyinggung mengenai APBN dan APBD dalam kaitannya dengan program prioritas pemerintah. Ia mengingatkan kepada jajarannya, karena pemerintah fokus pada infrastruktur dan investasi, maka 65 persen anggaran seharusnya diarahkan semuanya ke sana.

Yang lain, lanjut dia, mungkin tidak dapat, tidak apa-apa, pelayanan saja. "Di dinas, Bapak/Ibu semua juga sama. Kalau ada yang tanya dinas, lho Pak tahun ini kita tidak dapat kenaikan? Enggak usah, kamu pelayanan saja," tegas Jokowi.

Ia meyakini, dengan fokus di prioritas dan memasukkan semuanya di situ maka hasilnya akan nampak nanti. Tapi kalau mengulang-ulang dan rutinitas dikerjakan terus, ia meminta agar lupakan hasilnya.

Sebelumnya Menteri PPN/Kepala Badan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brodjonegoro dalam laporannya mengatakan,  Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional​ (Musrenbangnas) Tahun 2017 ini digelar dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah 2018 dan mengangkat tema 'Memacu Investasi dan Infrastruktur untuk Pertumbuhan dan Pemerataan'.

Musrenbangnas yang akan berlangsung hingga 9 Mei mendatang itu  merupakan forum koordinasi antara kementerian/lembaga dan antara pusat dengan daerah untuk menyinergikan perencanaan pembangunan.

"Prioritas nasional, program prioritas, proyek prioritas, serta lokasinya akan dibahas bersama antara kementerian/lembaga dengan pemerintah provinsi," jelas Bambang.

Dilansir dari laman setkab.go.id, tampak hadir dalam kesempatan itu antara lain Mendagri Tjahjo Kumolo, Menteri PPN/Bappenas Bambang Brodjonegoro, Menteri ATR/Kepala BPN Sofyan Djalil, Menteri BUMN Rini Soemarno, Mensesneg Pratikno, Menkeu Sri Mulyani Indrawati, serta para Gubernur, Bupati dan Walikota seluruh Indonesia. [rus]

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

UPDATE

Video Viral, Netanyahu Menyerah dan Flotilla Bebas

Senin, 25 Mei 2026 | 01:57

Narasi Larangan Pertalite untuk Kendaraan Merek Tertentu per 1 Juni 2026 Hoax!

Senin, 25 Mei 2026 | 01:40

Euforia Bobotoh

Senin, 25 Mei 2026 | 01:20

Sugiono Dianggap Berhasil Terjemahkan Kerja Nyata Prabowo

Senin, 25 Mei 2026 | 00:59

Ini Tujuh Saran untuk Prabowo Realisasikan Pasal 33 UUD 1945

Senin, 25 Mei 2026 | 00:40

Gubernur Lemhannas Minta Keberadaan BoP Dikaji Ulang

Senin, 25 Mei 2026 | 00:18

Edukasi Keuangan Bantu Mahasiswa Kelola Kantong Secara Sehat

Minggu, 24 Mei 2026 | 23:58

Golkar Jadikan MDI Instrumen Sosialisasi Program Prabowo ke Umat

Minggu, 24 Mei 2026 | 23:40

Prabowo Singgung Reshuffle Zulhas, PAN Terancam Tidak Digandeng Gerindra di 2029

Minggu, 24 Mei 2026 | 23:19

Ekonomi Syariah dan Ekonomi Kerakyatan: Dua Tombak Kedaulatan Ekonomi Indonesia

Minggu, 24 Mei 2026 | 22:43

Selengkapnya