Berita

Zulkifli Hasan/Net

Ketua MPR Masih Punya Utang Kepada Almarhum Hasyim Muzadi

JUMAT, 21 APRIL 2017 | 14:54 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Ketua MPR RI Zulkifli Hasan mengaku cukup dekat dengan KH. A. Hasyim Muzadi semasa hidupnya. Zulkifli menceritakan dia dan Kiai Hasyim sering melakukan diskusi panjang tentang berbagai hal.

"Beliau sosok yang mengayomi semua kelompok Islam. Ulama yang mempersatukan dan tidak menyalahkan yang lain," kata Zulkifli ketika menyampaikan testimoni tentang Almarhum Kiai Hasyim pada acara Peluncuran Buku "Takziah Muhammadiyah untuk KH. A. Hasyim Muzadi" di Aula KH. A. Dahlan, PP Muhammadiyah, Jakarta, Kamis malam (20/4).

Pada acara yang dihadiri oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla itu, lebih lanjut Zulkifli menyatakan Kiai Hasyim adalah sosok ulama yang langka dan keulamaannya komprehensif.


"Beliau menguasai khazanah keilmuan klasik dan modern sekaligus juga seorang aktivis," ujar Zulkifli.

Zulkifli mengungkapkan, ada hal tidak kesampaian yang telah direncanakannya bersama Kiai Hasyim. Ini juga terjadi sebelum beliau sakit, Mereka berdiskusi panjang tentang keprihatinannya mengenai perkembangan ulama dan para kiai di Tanah Air.

Dari diskusi itu, cerita Zulkifli, tercipta kesepakatan untuk mengumpulkan seribu kiai dari seluruh Tanah Air, sebagai langkah awal.

Dipelopori MPR, kata Zulkifli, dirancang sebuah diskusi panjang mengenai politik mutakhir. Tujuannya, agar para kiai, para ulama, paham betul mengenai situasi setelah 19 tahun reformasi.

"Ini utang saya kepada Kiai Hasyim Muzadi yang InsyaAllah akan tetap saya laksanakan," sebut Zulkifli.

Sebagai penutup testimoninya, Zulkifli mengajak umat Islam Indonesia bersatu sesuai pesan Almarhum KH. A. Hasyim Muzadi.

"Beliau sering sampaikan, yang beda jangan disama-samakan, tapi yang sama juga jangan dibeda-bedakan. Jadi lebih baik bersatu," tukas Ketum PAN ini. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Prabowo Bidik Produksi Sedan Listrik Nasional Mulai 2028

Kamis, 09 April 2026 | 16:15

Program Magang Nasional Tidak Tersentuh Efisiensi

Kamis, 09 April 2026 | 15:56

BGN Siap-siap Dicecar DPR soal Pengadaan Motor Listrik MBG

Kamis, 09 April 2026 | 15:41

Gedung Kementerian PU Mendadak Digeledah Kejati DKI

Kamis, 09 April 2026 | 15:33

Gibran Dukung Hakim Ad Hoc di Persidangan Andrie Yunus

Kamis, 09 April 2026 | 15:21

Purbaya Sebut World Bank Salah Hitung soal Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:19

Prabowo Dorong VKTR Jadi National Champion Industri Otomotif RI

Kamis, 09 April 2026 | 15:08

Jalan Merangkak Demokrasi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:01

Gibran Ajak Deddy Sitorus Sama-sama Berkantor di IKN

Kamis, 09 April 2026 | 14:37

Susun RUU Ketenagakerjaan, Kemnaker Serap Aspirasi 800 Serikat Buruh

Kamis, 09 April 2026 | 14:30

Selengkapnya