Berita

Polisi Perancis mengevakuasi pejalan kaki di sekitar lokasi teror/AFP

Dunia

ISIS Klaim Pejuangnya Menembak Mati Polisi Di Paris

JUMAT, 21 APRIL 2017 | 11:40 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Aparat keamanan Paris menembak mati anggota ISIS setelah sebelumnya ia menembak mati seorang polisi Perancis dan melukai dua orang lainnya di Champs Elysees Paris.

Serangan terjadi Kamis malam (20/4), tiga hari menjelang putaran pertama Pemilihan Presiden Perancis yang akan digelar pada Minggu mendatang (23/4).

Pelaku penembakan mengarahkan senjata otomatis ke sebuah van polisi sekitar pukul 21.00 waktu setempat. Seketika, para wisatawan dan pengunjung yang sedang berkumpul di kawasan wisata internasional itu berlindung menyelamatkan hidup mereka.


Setelah membunuh satu orang dan menembaki anggota polisi lainnya, giliran pelaku ditembak mati beberapa ratus meter dari Arc de Triomphe.

"Pria bersenjata tersebut ditembak mati saat mencoba berjalan," kata sumber polisi kepada AFP.

Lewat lewat kantor berita propaganda Amaq, kelompok ISIS mengklaim sebagai dalang serangan itu. ISIS menyebut pelaku yang tewas itu sebagai "salah satu pejuang Negara Islam". Beredar kabar bahwa pelaku bernama Abu-Yusuf al-Baljiki, warga Perancis berusia 39 tahun.

Sejumlah sumber AFP mengatakan, penggerebekan sudah dilakukan alamat pelaku di sebuah daerah pinggiran sebelah timur Paris.

Pelaku sempat ditangkap pada bulan Februari karena dicurigai merencanakan untuk membunuh perwira polisi, namun dibebaskan karena kurang bukti.

Sumber AFP lainnya mengungkapkan, pelaku pernah divonis pada tahun 2005 atas tiga tuduhan percobaan pembunuhan, dua di antaranya terhadap petugas polisi.

Serangan itu berdampak pada jadwal kampanye Pilpres hari Jumat ini. Pemimpin sayap kanan Marine Le Pen, pesaing utamanya Emmanuel
Penembakan tersebut terjadi dua hari setelah penangkapan dua orang di selatan Marseille karena kepemilikan senjata dan bahan peledak yang diduga akan dipakai untuk serangan mengganggu kampanye Pilpres.

Presiden Perancis, Francois Hollande, berjanji aparatnya meningkatkan kewaspadaan, terutama berkaitan dengan proses pemilihan. Ia juga memberikan penghormatan kepada aparat polisi yang tewas.

Hollande yakin penembakan tersebut adalah "tindakan teroris". Ia membatalkan perjalanan ke Bretagne dan akan memimpin sebuah rapat kabinet keamanan pada hari ini.

Perancis berada dalam keadaan darurat sejak 2015 dan telah mengalami serangkaian serangan yang telah menewaskan lebih dari 230 orang dalam dua tahun terakhir. [ald]

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Kini Posko Pengungsian Korban Gempa NTT Tersedia Internet Gratis

Selasa, 18 Agustus 2026 | 01:45

HUT ke-81 RI Momen Memperkuat Kebersamaan dan Gotong Royong

Selasa, 18 Agustus 2026 | 01:28

Merdeka Bernegara, Jalan Panjang Berbangsa

Selasa, 18 Agustus 2026 | 01:00

32 Kendaraan Hias Semarakkan Karnaval Bersatu Harmoni Nusantara di Monas

Selasa, 18 Agustus 2026 | 00:50

Langkah Cepat Polri Tangani Korban Gempa NTT Tuai Apresiasi

Selasa, 18 Agustus 2026 | 00:30

Polda Malut Terima 16 Senjata Api Ilegal dari Warga

Selasa, 18 Agustus 2026 | 00:05

Saatnya Indonesia Berdaulat dalam Sektor Pangan dan Energi

Senin, 17 Agustus 2026 | 23:45

Upaya Menjaga Kedaulatan Pilihan Pengurus NU

Senin, 17 Agustus 2026 | 23:22

BCA dan Pegadaian Luncurkan Layanan Tabungan Emas di myBCA

Senin, 17 Agustus 2026 | 22:51

Listrik dan Telekomunikasi di Flores Hampir Pulih 100 Persen

Senin, 17 Agustus 2026 | 22:50

Selengkapnya