Berita

Asep Syaripudin

Hukum

Tak Peduli Hasil Pilgub, Massa Umat Islam Tetap Kawal Kasus Ahok

KAMIS, 20 APRIL 2017 | 07:56 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Massa umat Islam dari Aliansi Pergerakan Islam (API) Jawa Barat akan tetap mengawal persidangan kasus penistaan agama dengan Terdakwa Basuki T. Purnama.

Apalagi persidangan hari ini mengagendakan pembacaan tuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum.

Penegasan tersebut disampaikan Koordinator API Jabar, Asep Syaripudin, lewat pesan singkat sesaat lalu (Kamis, 20/4).


"Jam 06.30 semua mujahid dan mujahidah API Jabar dari berbagai posko meluncur ke Gedung Kementerian Ragunan Jakarta Pusat untuk mengawal persidangan Ahok penista agama yang ke-19 dengan agenda Pembacaan Tuntutan Jaksa Penuntut Umum," jelasnya.

Dia menegaskan aksi mereka mengawal kasus tersebut semata-mata berdasarkan hukum. Karena itu, pihaknya terpengaruh dengan hasil Pilgub DKI Jakarta.

"Bagi kami, terlepas apapun hasil Pilgub DKI 19 April 2017, harga mati Ahok penista agama harus dituntut 5 tahun penjara," tegasnya.

Asep sendiri bersamaah jama'ah API Jabar memulai kegiatan hari ini dengan melaksanakan shalat di Masjid Al Falah Pejompongan Jakarta Pusat. Usai shalat subuh, Asep yang merupakan seorang ustaz ini, kemudian mengisi kultum. [zul]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya