Berita

Politik

65 Ribu Aparat Gabungan Amankan Pilkada DKI

RABU, 19 APRIL 2017 | 07:32 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Sebanyak 65.000 dari unsur TNI, Polri, dan anggota Pelindung Masyarakat (Linmas) disiapkan untuk mengamankan pelaksanaan pencoblosan Pilkada DKI Jakarta hari ini.

Untuk anggota Linmas-nya sendiri ada 26.000, sisanya lebih kurang 36.000 dari kekuatan Polri yang diturunkan lebih kurang 20.000 dan dari TNI lebih kurang hampir 15.000.

Demikian disampaikan Kapolri Jenderal Tito Karnavian saat memberikan pembekalan kepada petugas Pengamanan TPS TNI dan Polri Dalam Rangka Pengamanan Pilkada Prov. DKI Jakarta tahun 2017 di Ecovention Ancol, Jakarta, Selasa (18/4).


Lebih jauh dia menjelaskan sebagian besar aparat keamanan yang sudah ditempatkan di TPS sebanyak 34.000. Masing-masing hampir 17.000 dari Polri dan 17.000 dari TNI. Untuk kekuatan yang standby, 10.000 dari Polri, 9.600 yang ada di bawah kendali dari Kapolda Metro Jaya dan Pangdam.

"Kemudian, masih ada kekuatan lain cadangan, yang di bawah kendali langsung Kapolri, di tingkat Mabes, maupun ada juga yang langsung di bawah kendali bapak Panglima," kata Tito.

Sementara itu, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo meminta aparat untuk memahami tugas yang harus dilakukan dan tidak dilakukan sehingga semua masyarakat merasa aman.

"Lakukan tugasmu, pelajari betul, apabila kamu melaksanakan tugas sesuai prosedur apapun tugasnya dalam mengamankan pilkada maka saya yakin kamu tidak akan duduk di meja hijau. Jadi jangan ragu," demikian Gatot. [zul]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya