Berita

@Albyalatas

Politik

Massa Banser NU Dan Kelompok Ambon Serang Kediaman Ketua FPI DKI

SELASA, 18 APRIL 2017 | 08:55 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Kediaman Ketua Front Pembela Islam (FPI) DKI Jakarta Buya Abdul Majid di Kramat Lontar, Senen, Jakarta Pusat diserang sekelompok orang dini hari tadi.

Mereka ditengarai merupakan anggota Banser NU dan kelompok massa dari wilayah Ambon.

"Mereka mendatangi/menyerang ke FPI Kramat Lontar," kicau netizen, Alby Alatas lewat akun Twitter-nya lima jam lalu. Dia menyertakan beberapa foto massa umat Islam.


Mengetahui keadaan tersebut, massa umat Islam langsung merapat ke kediaman Buya Majid.

"Dikirain umat islam tidur kali yeee...umat islam pada merapat dirumah Abuya majid," tulisnya memberi keterangan foto-foto umat Islam yang sudah berdatangan.

Massa pun dari kedua belah pihak berhadap-hadapan. Akibatnya, sempat terjadi chaos sampai ke Jalan Kramat Raya. "Jln akses Kramat Sentiong ke Kramat Lontar diblokir oleh kepolisian," lanjutnya.

Beruntung, tidak ada kerusakan parah. Juga tidak ada jatuh korban. "Cmn ada sebagian warga yg mengejar orang ambon itu," tandasnya.

Dia menduga penyerangan ini buntut dari penggerebekan warga bersama Tim Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) dan Gerakan Kebangkitan Jawara dan Pengacara (Bang Japar) terkait pembagian sembako dari pendukung pasangan calon tertentu di kawasan tersebut. [zul]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya