Berita

Politik

Jokowi Bicara Redistribusi Aset, Dahnil Langsung Sampaikan Nasib Petani Karawang

SELASA, 18 APRIL 2017 | 07:53 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak mengapresiasi kebijakan Presiden Joko Widodo terkait reformasi agraria dan redistribusi aset.

Karena itu, saat bertemu Jokowi di Istana kemarin petang, Dahnil menyampaikan dukungannya atas kebijakan tersebut sebagai wujud keberpihakan Pemerintah kepada kelompok miskin.
 
Namun dalam pertemuan bersama sejumlah tokoh agama tersebut, Dahnil juga menyampaikan nasib warga yang menjadi korban konflik agraria dengan perusahaan.


Dia menjelaskan bahwa sekitar sebulan lalu Muhammadiyah menerima petani Teluk Jambe, Karawang. Saat ini jumlah petani yang ditampung Muhammadiyah, sudah 200 lebih ditambah 60 anak-anak.

Para petani tersebut korban konflik agraria, mereka kehilangan lahan. Sementara pemerintah daerah tidak berpihak kepada mereka.

"Bagi Muhammadiyah tidak ada masalah membantu saudara-saudara kami tersebut, karena salah satu visi dakwah Muhammadiyah adalah membantu mustad'afin," beber Dahnil.

Namun sejatinya, dia menambahkan, negara yang seharusnya hadir membantu mereka.

"Maka saya berharap Pak Presiden untuk turun langsung menuntaskan masalah ini. Sehingga kebijakan redistribusi lahan yang akan Bapak dorong benar-benar memberikan kebermanfaatan untuk masyarakat miskin," tandasnya. [zul]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya