Berita

Net

Politik

Polri: Hasil Survei Bukan Kepastian

SENIN, 17 APRIL 2017 | 22:25 WIB | LAPORAN:

Menjelang pemungutan suara putaran dua Pilkada DKI Jakarta pada 19 April, beragam lembaga survei merilis hasil penelitian terkait tingkat keterpilihan pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno (Anies-Sandi) maupun petahana Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat (Ahok-Djarot).

Menanggapi fenomena tersebut, Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar mengatakan bahwa setiap lembaga survei punyai metodolog masing-masing dalam melakukan penelitian. Sebab, tidak jarang hasil sebuah survei menunjukkan perbedaan mencolok dan bisa mempengaruhi masyarakat dalam menentukan pilihan.

"Tapi kan hasil survei menggunakan sampling, ada respons yang dilakukan sampel. Kami ingatkan ke masyarakat, hasil survei bukan kepastian," ujarnya di Mabes Polri, Jakarta, Senin (17/4).


Menurut Boy, tidak heran jikak pihaknya meragukan hasil survei yang ada. Pasalnya, masyarakat harus diberikan hasil yang nyata dari kontestasi Pilkada DKI.

"Kami hanya perlu menyampaikan agar tidak diyakini, itu kepastian. Hasil survei bukan kepastian. Hasil real dari 13 ribu TPS (Tempat Pemungutan Suara)," jelasnya.

Boy mengakui jika hasil survei bisa menjadi bahan rujukan. Meski kembali pada yang dapat dijadikan kepastian adalah hasil resmi.
"Sekali lagi ke pengelola survei saya mohon maaf, hasil survei bukan kepastian. Kita tunggu hasil penghitungan resmi. Sebelum hasil resmi dari lembaga yang diakui undang-undang, itu belum resmi," tegasnya. [wah]   

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya