Berita

Politik

Isu Sembako Murah Sengaja Dihembuskan Samarkan Jakarta Bersyariah

SENIN, 17 APRIL 2017 | 18:42 WIB | LAPORAN:

Aksi tim Anies Baswedan dan Sandiaga Uno meramaikan isu terkait pendistribusian sembako murah dan cuma-cuma di masa tenang Pilkada Jakarta 2017 dikritik.

Juru bicara tim pemenangan Ahok-Djarot Raja Juli Antoni menilai isu tersebut sengaja dihembuskan untuk menutupi wacana Jakarta Bersyariah yang diusung oleh kelompok-kelompok pendukungnya.

"Bisa saja ini memang untuk menutupi itu. Sangat mungkin ini dilakukan karena segala macam cara pasti akan dilakukan demi meraup simpati dan kemenangan,” kata dia dalam keterangan di Jakarta, Senin (17/4).

Menurutnya, pasangan Ahok-Djarot saat ini sudah banyak didiskreditkan. Salah satunya dalam isu surat edaran palsu yang mengatakan akan ada pembagian uang saat peresmian masjid raya lalu. "Ini kan bohong dan selalu saja ada cara menutup-nutupinya,” kata Antoni.

Terkait banyaknya pendistribusian sembako murah dan cuma-cuma, Antoni mengatakan bahwa Ahok dan Djarot adalah tokoh yang rekam jejaknya sudah teruji. Sepanjang karir politiknya tidak pernah menggunakan cara serupa. "Silahkan cek bahkan Pak Ahok yang menentang mobilisasi politik seperti ini di Belitung dulu. Di putaran pertama Pilkada Jakarta ini juga kan tidak ada hal itu,” kata dia.

"Karena bisa jadi ini bukan dari tim kami dan bisa jadi oknum yang dibuat-buat,” sambungnya.

Antoni mendukung aparat melakukan pengusutan kasus ini agar selama masa tenang tidak terjadi fitnah yang tidak diinginkan. "Silahkan saja diproses biar ketahuan juga siapa di belakangnya,” tandasnya. [sam]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya