Berita

Djan Faridz/Net

Politik

Djan: Rais Syuriah PWNU DKI Perlu Baca & Pelajari Pancasila

SENIN, 17 APRIL 2017 | 09:43 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Ketua PPP Muktamar Jakarta Djan Faridz menyarankan Rais Syuriah PWNU DKI KH Mahfudz Asirun untuk membaca dan mempelajari Pancasila karena melarang memilih pemimpin non muslim. Sebab, NKRI dibangun dengan keberagaman dan banyak kepala daerah yang non muslim.

"Saya bersedia mengajar beliauuntuk mengerti ideologi negara Indonesia," kata Djan kepada wartawan di Jakarta, kemarin.

Dia menjelaskan, ada banyak gubernur, bupati, walikota dan menteri yang tidak beragama Islam. "Kok Mahfud Asirun ka­gak pernah ribut?" tanyanya.


Bekas Ketua PWNU ini mengatakan Mahfud Asirun bukan Ketua Tanfiziah PWNU DKI. Sehingga tidak mempunyai hak untuk bicara keluar atas nama PWNU.

"Karena beliau sifatnya mem­beri nasihat ke dalam organisasi mendampingi Ketua Tanfiziah mengenai hal-hal yang bersifat keagamaan," tegasnya.

Menurutnya, Ketua Tanfiziah PWNU DKI Syaefulah tidak pernah menginstruksikan warga Nahdliyin di Jakarta untuk memilihpaslon mana pun.

"Saran beliau kepada warga NU pilihlah paslon yang punya kontrak politik yang berpihak kepada umat Islam," katanya.

Menurutnya, Gus Dur sudah mengembalikan NU ke khitohnya sebagai Ormas Islam dan bukan partai politik. Apalagi dukung mendukung atas nama NU. "Warga Nahdliyin se-Indonesia tahu dan mengerti calonnya Mahfud Asirun didu­kung PKS yang tidak berland­askan ahlusunah waljamaah," jelasnya.

"Saya sarankan Mahfud Asirun mengundurkan diri dari PWNU dan menjadi pengurus partai. Jangan gunakan NU untuk berpolitik dan dukung mendukung," tukasnya. ***

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya