. Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Sohibul Iman menghimbau semua pihak untuk menghormati masa tenang Pilkada Jakarta selama tiga hari ke depan dengan kedisiplinan dan tanggungjawab.
"Kita berikan kesempatan kepada seluruh rakyat Jakarta untuk bisa menimbang-nimbang dari dua paslon yang ada, dari programnya, visinya, acara kampanyenya, agar mereka bisa memutuskan mana yang terbaik buat DKI Jakarta," katanya dalam konferensi pers di kediaman Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Jalan Kertanegara Nomor 4, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu malam (15/4).
Karena itu, tambah Sohibul, dalam masa tenang ini, semua pihak tidak membuat gerakan atau apapun yang mengganggu masyarakat dalam membuat pertimbangan-pertimbangan yang jernih, rasional, untuk memilih pemimpinnya.
"Dan tentu kami juga menghimbau kalau pada tim kami, tadi dalam pertemuan sudah kami sampaikan, kita berharap kepada siapapun, mari kita jaga Pilkada DKI tanggal 19 April ini bisa berlangsung jujur, adil, demokratis dan penuh tanggungjawab," ujarnya.
Hal itu menurutnya agar rakyat Jakarta mendapatkan pemimpin yang benar-benar sesuai dengan kehendak mereka sendiri.
"Sekali lagi kami menghimbau agar Pilkada DKI bisa dilaksanakan secara jujur, adil, demokratis dan bertanggungjawab. Serta terhindar dari gerakan yang mengintimidasi, gerakan yang menakuti masyarakat atau juga gerakan yang sifatnya provokatif dan tidak mendidik," pungkas Sohibul menegaskan.
PKS bersama Partai Gerindra merupakan koalisi partai pendukung Anies Baswedan-Sandiaga Uno dalam Pilkada DKI Jakarta 2017. Pada putaran kedua, PAN bergabung dengan koalisi ini melawan paslon petahana AHok-Djarot.
[rus]