Berita

Politik

PILKADA JAKARTA

Presiden PKS: Jangan Ada Intimidasi Dan Provokasi

MINGGU, 16 APRIL 2017 | 00:14 WIB | LAPORAN:

. Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Sohibul Iman menghimbau semua pihak untuk menghormati masa tenang Pilkada Jakarta selama tiga hari ke depan dengan kedisiplinan dan tanggungjawab.

"Kita berikan kesempatan kepada seluruh rakyat Jakarta untuk bisa menimbang-nimbang dari dua paslon yang ada, dari programnya, visinya, acara kampanyenya, agar mereka bisa memutuskan mana yang terbaik buat DKI Jakarta," katanya dalam konferensi pers di kediaman Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Jalan Kertanegara Nomor 4, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu malam (15/4).

Karena itu, tambah Sohibul, dalam masa tenang ini, semua pihak tidak membuat gerakan atau apapun yang mengganggu masyarakat dalam membuat pertimbangan-pertimbangan yang jernih, rasional, untuk memilih pemimpinnya.


"Dan tentu kami juga menghimbau kalau pada tim kami, tadi dalam pertemuan sudah kami sampaikan, kita berharap kepada siapapun, mari kita jaga Pilkada DKI tanggal 19 April ini bisa berlangsung jujur, adil, demokratis dan penuh tanggungjawab," ujarnya.

Hal itu menurutnya agar rakyat Jakarta mendapatkan pemimpin yang benar-benar sesuai dengan kehendak mereka sendiri.

"Sekali lagi kami menghimbau agar Pilkada DKI bisa dilaksanakan secara jujur, adil, demokratis dan bertanggungjawab. Serta terhindar dari gerakan yang mengintimidasi, gerakan yang menakuti masyarakat atau juga gerakan yang sifatnya provokatif dan tidak mendidik," pungkas Sohibul menegaskan.

PKS bersama Partai Gerindra merupakan koalisi partai pendukung Anies Baswedan-Sandiaga Uno dalam Pilkada DKI Jakarta 2017. Pada putaran kedua, PAN bergabung dengan koalisi ini melawan paslon petahana AHok-Djarot. [rus]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya