Berita

charta politica/rmol

Politik

Charta Politika Sebut Debat Di Mata Najwa Dongkrak Elektabilitas Ahok-Djarot

SABTU, 15 APRIL 2017 | 16:52 WIB | LAPORAN:

Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia, Yunarto Wijaya mengatakan bahwa angka yang diperoleh lembaga surveinya sesungguhnya tak jauh beda dengan lembaga survei lainnya.

Yunarto menegaskan hasil surveinya menempatkan elektabilitas pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Salahuddin Uno cenderung jalan ditempat jika dibandingkan dengan Pilkada putaran pertama. Sementara itu kata Yunarto, elektabilitas pasangan Basuki T Purnama (Ahok)-Djarot Syaiful Hidayat justru mampu unggul saat ini. Yunarto pun menjabarkan beberapa faktor dan hipotesa hasil surveinya itu.

"Hipotesanya yang pertamanya adalah faktor debat, kita uji di debat Mata Najwa memang kemudian Ahok-Djarot dianggap unggul dengan 58 persen melawan 34 persen," kata Yunarto usai merilis hasil survei di kantornya, Jakarta Selatan, Sabtu (15/4).


Kemudian dari sisi fakta persidangan penodaan agama, yang mana Ahok menjadi terdakwanya saksi-saksi yang meringankan calon gubernur petahana itu makin banyak.

"Sementara sebelumnya pada putaran pertama tidak ada saksi yang meringankan terlapor," imbuh Yunarto.

Faktor ketiga yang meningkatkan elektabilitas Ahok-Djarot adalah masuknya partai-partai pendukung dari koalisi Cikeas. Terutama PKB dan PPP.

Masuknya kedua partai itu kata Yunarto menurutnya seakan menjadi angin segar bagi Ahok-Djarot, dimana selain secara kuantitatif menambah mesin politik, tapi juga secara kualitatif sebagai simbolisasi bahwa pertentangan antara partai agama dan nasionalis yang muncul pada putaran pertama itu menjadi cair.

"Itu otomatis sangat berpengaruh positif bagi isu primordial dalam Pilkada DKI kali ini," tambah Yunarto.

Survei Charta Politika Indonesia merilis pasangan calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama - Djarot Saiful Hidayat mengungguli pasangan Anies Baswedan - Sandiaga Uno. Dimana 47,3 persen masyarakat Jakarta menyatakan pada tanggal 19 April nanti akan memilih pasangan Ahok-Djarot, sedangkan pasangan Anies - Sandi memperoleh 44,8 persen. Adapun responden yang belum menentukan pilihan sebanyak 7.9 persen.[san]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya