Berita

charta politika/net

Politik

Anies-Sandi Stagnan, Charta Politika: Faktor mesin PAN dan Habib Rizieq Diantara Penyebabnya

SABTU, 15 APRIL 2017 | 16:10 WIB | LAPORAN:

Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia, Yunarto Wijaya mengatakan ada beberapa faktor yang menurut hasil surveinya membuat tingkat elektabilitas pasangan calon nomor urut III Anies Baswedan-Sandiaga Salahuddin Uno cenderung stagnan.

Menurut Yunarto stagnan dalam surveinya adalah tidak adanya variabel baru yang mendongrak keterpilihan Anies-Sandi. Meskipun pada dasarnya, Partai Amanat Nasional (PAN) dari koalisi poros Cikeas bergabung.

"Mesin politik hanya PAN kecenderungan yang masuk dan kita lihat PAN juga tidak terlalu baik saat kita survei dibandingkan dengan gabungan dari PKB dan PPP,"jelas Yunarto usai merilis hasil survei di kantornya, Sabtu (15/4).


Kemudian menurut Yunarto ada beberapa blunder yang dilakukan pendukung Anies-Sandi yang menimbulkan sentimen di dalam sosial media dan masyarakat. Salah satunya terkait adanya dugaan bahwa pemilih Anies-Sandi telah mengusir Djarot di Masjid Attin beberapa waktu lalu.

"Lalu kemudian beberapa kasus yang menerpa Habib Rizieq yang dikait-kaitkan oleh beberapa pihak ke Anies-Sandi, itu terkait juga dengan masalah Pilkada yang memberatkan posisi Anies-Sandi," kata Yunarto.

Kemudian dalam hal program yang ditawarkan. Masyarakat menurut Yunarto biasanya melihat program pasangan calon kepala daerah dalam debat. Debat menurutnya menjadi faktor utama untuk meyakinkan atau kemudian tidak meyakinkan pemilih.

"Dalam debat, pertarungan isu yang kita lihat ramai. Misalkan KJP dengan KJP Plus, lalu kita lihat rumah dengan DP 0 persen. Masing-masing memiliki keunggulan tersendiri, Ahok-Djarot dianggap lebih unggul dalam konteks KJP dengan KJS. OK-OC memang menaikan Anies-Sandi tapi kemudian kan DP 0 persen dianggap malah negatif,"beber Yunarto.

Survei Charta Politika Indonesia merilis pasangan calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama - Djarot Saiful Hidayat mengungguli pasangan Anies Baswedan - Sandiaga Uno. Dimana 47,3 persen masyarakat Jakarta menyatakan pada tanggal 19 April nanti akan memilih pasangan Ahok-Djarot, sedangkan pasangan Anies - Sandi memperoleh 44,8 persen. Adapun responden yang belum menentukan pilihan sebanyak 7.9 persen.[san]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya