Berita

Ace Hasan Syadzily/net

Politik

Ace Minta Sandiaga Uno Tabayun

SABTU, 15 APRIL 2017 | 10:57 WIB | LAPORAN:

Tim Sukses Basuki Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat mengecam pernyataan Cawagub rival, Sandiaga Uno, atas kejadian pengusiran Djarot oleh warga di Masjid Atiq, Tebet Jakarta (Jumat, 14/4).

Sebelumnya, Sandiaga menduga pengusiran terhadap Djarot adalah bagian dari skenario tim Basuki-Djarot untuk memancing simpati dan menyudutkan timnya sebagai pihak yang "bermain".

"Seharusnya beliau sama-sama menyesalkan peristiwa pengusiran Pak Djarot dari masjid. Masjid kan tempat ibadah. Pak Djarot merupakan muslim yang taat. Masa untuk beribadah salat Jumat diusir?" kata Sekretaris Tim Sukses Basuki Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat, Ace Hasan Syadzily, dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (15/4).


Ace menyatakan sangat heran kalau Sandi menganggap peristiwa itu "setting-an" Tim Badja. Ia juga menyarankan Sandiaga untuk tabayun (mengecek sendiri).

"Silahkan cek sendiri ke masjidnya. Tabayun dulu. Jangan gampang menuduh seperti itu," kata dia.

Politikus Golkar ini meminta semua pihak menjaga kondusivitas menjelang pemilihan putaran kedua. Jangan malah menuduh yang bukan-bukan

Sebelumnya, calon Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, mengomentari penolakan yang dialami oleh Djarot Saiful Hidayat saat salat Jumat di kawasan Tebet, Jakarta Selatan. Sandiaga mengatakan, selama menjalani pemilu, pihaknya selalu berkomunikasi dengan warga yang akan didatangi. Karena itu, seharusnya tidak ada penolakan dari warga setiap kali kampanye.

"Jadi saya percaya sih semua warga masyarakat menerima, kecuali itu bagian dari strategi kampanye mereka (Djarot) untuk seperti itu, (supaya) terlihat ada penolakan," kata Sandiaga di Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Jumat. [ald]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya