Berita

Five Vi/Net

Blitz

Five Vi, Nangis Ditawari Jual Diri

SABTU, 15 APRIL 2017 | 09:58 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Sosok Fivey Rachmawati alias Five Vi sesungguhnya ceria. Namun belakangan ternyata artis lawas ini menyimpan masalah. Five Vi mengklaim kalau pu­trinya, Bilqis M Meliskq, telah diculik oleh mantan suaminya sendiri, Iwan Setya Budiman.

Five Vi dan Iwan resmi berce­rai di 2006. Saat itu, ia menda­patkan hak untuk mengasuh putrinya, Bilqis. Namun hingga saat ini, Five Vi tak merasa­kan putusan pengadilan untuk membesarkan putrinya yang kini berusia 13 tahun.

"Kronologinya anakku diculik saat itu sama bapaknya. Anak itu dipaksa untuk dipisahkan sama saya dan kondisinya masih menyusui usia lima bulan. Saya mengira mantan suami culik anak itu karena memang dia tidak mau diceraikan oleh saya," ungkap bintang film Mau Lagi? dan Drakula Cinta ini.


Five Vi mengaku kalau Iwan merayu kakaknya yang sedang menjaga Bilqis saat itu. "Jadi pas dibawa, mobil diluar rumah sudah siap membawa Iwan dan Bilqis. Jadi sudah langsung jalan mobilnya," tuturnya.

Akibat kejadian itu, Five Vi merasa terkejut. "Disitu saya syok dan terguncang, dikuatkan oleh orang tua saya karena mer­eka tau saya down. Saya cuman bisa nangis, ibu saya menangis bilang ini diculik. Tapi keluarga mantan suami mendukung. Saya lapor ke polisi nggak bisa karena diambil suami sendiri," tutur wanita 37 tahun asal Mojokerto ini.

Dalam perjuangannya menda­patkan Bilqis, Five Vi harus mendapat cobaan lain. Dia sem­pat akan dijual ke seseorang demi uang untuk mendapatkan putrinya. "Sebenarnya luka yang lama banget. Kalau saya cerita satu-satu sudah nggak ada kepercayaan," katanya.

"Saya terakhir tuh pernah mau dijual ke seseorang supaya bisa dapatkan anak. Saya bilang ke orang itu, kalau istilahnya dalam agama bunuh diri nggak boleh apalagi jual diri," sambung Five Vi.

Sambil menahan tangis, Five Vi mengaku putus asa. Ia cuma bisa pasrah dan berharap suatu hari bisa bertemu dengan pu­trinya itu. ***

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

UPDATE

Manifesto PRD 1996: Ketika Sekelompok Anak Muda Membuat Penguasa Susah Tidur

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:27

Kanada Minta Warganya Waspadai Wabah Cyclospora sebelum Bepergian ke AS

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:16

BRI Peduli Buka Jalan UMKM Mebel Sukoharjo Tembus Pasar Global

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:10

Ganti Kapolri dan Jaksa Agung Diusulkan Barengan

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:06

Kemnaker Jamin 134 Pegawai PT Amos Terima Pesangon Rp12,7 Miliar

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:03

Purbaya Ungkap Alasan RI Tawarkan Pajak 0 Persen Selama 50 Tahun di PFII

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:47

KPK Sita Toyota Alphard Diduga Hadiah Proyek Bupati Lalu Ahmad Zaini

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:30

Risiko Perang Terbuka AS-Iran Meningkat Gegara Rebutan Selat Hormuz

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:23

KPK Bantah Kabar Penangkapan Gatot Heroe Hernanda

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:17

Fahira Ungkap Lima Tantangan Anak Indonesia dan Solusinya

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:12

Selengkapnya