Berita

tamasya al-maidah/net

Politik

Peserta Tamasya Al-Maidah Pakai Modal Sendiri Dan Tak Akan Lakukan Intimidasi

JUMAT, 14 APRIL 2017 | 22:09 WIB | LAPORAN:

Ketua Panitia Tamasya Al-Maidah Ansufri Idrus Sambo menegaskan para peserta Tamasya Al Madiah dari luar kota datang dengan modal pribadi.

Pihaknya juga tidak mengelar pengumpulan dana untuk akomodasi para peserta Tamasya Al Madiah.

Menurutnya, kedatangan peserta Tamasya ke Jakarta pada 19 April 2017 mendatang dibekali niat untuk mengawal Pilkada DKI Jakarta dari kecurangan. Terlebih Jakarta merupakan cerminan dari Indonesia.


"Mereka masing-masing dana sendiri. Mereka datang dengan kendaraan mereka, dengan uang mereka. Nanti tinggal kita koordinasikan untuk menempatkan di mana tempat merkea. Kita akan ambil orang setempat untuk sambut mereka," ujar Ansufri saat ditemui di masjid Al Ittihad, Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (14/4).

Ansufri menambahkan, peserta Tamasya yang datang dari luar kota akan diarahkan ke seluruh Tempat Pemilihan Suara (TPS). Hal itu sebagai cara untuk meminimalisir kecurangan dalam proses pencoblosan sekaligus sebagai ajang tamasya dan silaturahmi dengan masyarakat Jakarta.

Jika menemukan indikasi kecurangan, sambung Ansufri, para peserta tidak akan melakukan tindakan anarkis. Para peserta bakal mengabadikan bentuk kecurangan tersebut sebagai bukti yang akan diberikan kepada Badan Pengawas Pemilu.

"Kalau misalnya ada apa-apa kita bisa foto. Kita nggak akan langsung di TPS, mungkin 20 meter, mungkin 30 meter, yang penting melihat keadaan, berdoa, memohon supaya diberi keamanan," ujarnya.

Lebih lanjut Ansufri membantah jika pengalangan massa di seluruh TPS di Jakarta merupakan upaya untuk mengintimidasi pemilih terhadap pasangan calon tertentu. Menurutnya, hal tersebut sangat jauh dari yang dibayangkan. Kehadiran para peserta Tamasya Al Madiah hanya untuk mengawal proses pemilihan Pilkada DKI Jakarta.

Pihaknya juga menjamin, peserta tamasya tidak akan melakukan tindakan anarkis kepada pemilih. Hal tersebut bisa dibuktikan dalam aksi damai yang pernah berlangsung beberapa kali di Jakarta.

"Silakan saja dibuktikan di lapangan nanti. Apakah ada intimidasi," tandasnya.

Sebelumnya, gerakan Tamasya Al Maidah sempat batal lantaran kawatir dapat mengganggu kondisi pelaksanaan pencoblosan. Menurut Ketua Gema Jakarta Ahmad Lutfi Fathullah, selaku penyelenggara Tamasya Al-Maidah, pihaknya khawatir para peserta tamasya terpancing emosi dan berujung pada benturan massa yang tidak terkontrol.

"Jadi lebih baik orang Jakarta nanti setelah mencoblos jangan pulang. Tapi tunggu untuk mengawasi di situ sampai selesai," ujar Lutfi kepada wartawan beberapa waktu lalu.

Wakapolda Metro Jaya Brigjen Suntana juga sempat memberi himbauan agar gerakan Tamasya Al-Maidah tidak dilakukan. Pasalnya disetiap TPS sudah ada pihak kemanan dan pihak yang memantau proses pencoblosan.[san]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya