Berita

jokowi-din syamsuddin/net

Politik

Jokowi-Ahok Resmikan Masjid Daan Mogot, Din: Itu Bentuk Politisasi Agama Yang Nyata

JUMAT, 14 APRIL 2017 | 18:46 WIB | LAPORAN:

Pereresmian Masjid Daan Mogot Jakarta Barat oleh Presiden Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang diangkat kembali menjadi gubernur pada saat peresmian nanti sebaiknya ditunda.

Menurut Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Din Syamsuddin peresmian nanti tentu akan diliput oleh seluruh media nasional dan mempertontonkan dengan kasat mata bahwa Presiden Jokowi tidak netral bahkan berpihak secara nyata terhadap pasangan calon nomor urut II Ahok-Djarot.

"Hal ini bertentangan dengan pernyataan beliau sendiri berulang kali bahwa tidak berpihak,"kata Din melalui keterangan tertulis kepada redaksi beberapa saat lalu, Jumat (14/4).


Sebenarnya, kata Din sebagian rakyat sudah menilai bahwa Presiden Jokowi dari awal sudah tidak netral dan tidak berdiri mengayomi seluruh rakyat.

"Maka, peresmian masjid, yang apalagi dihadiri oleh Ahok, akan menambah rasa ketidakpercayaan sebagian rakyat, padahal pelaksanaan agenda pembangunan negara dewasa sangat memerlukan dukungan seluruh rakyat,"kata mantan bekas Ketua Umum PP Muhammadiyah itu.

Untuk itu menurut Din rakyat memdambakan keteladanan politik "satunya kata dan ucap". Menurut Din, selama ini sering diucapkan oleh presiden Jokowi bahwa "tidak boleh ada politisasi agama".

"namun rencana peresmian pada 16 April 2017 tersebut tak pelak lagi akan dianggap sebagai bentuk politisasi agama yang nyata,"kata Din.  

Maka dari itu, Din mengharapkan agar peresmian yang akan digelar pada 16 April 2017 itu ditunda setelah Pilkada. "Seharusnya tidak ada masalah kalau ditunda empat hari saja, yakni dilaksanakan pada 20 April 2016,"demikian Din.[san]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya