Berita

KH Mahfudz Asirun (kanan)

Politik

Rais Syuriyah PWNU DKI: Insyaallah Kita Akan Mendapatkan Gubernur Baru

JUMAT, 14 APRIL 2017 | 02:47 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Pimpinan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) DKI Jakarta menggelar pengajian dan doa bersama Anies Baswedan, di kediaman pengasuh Pondok Pesantren Al-Itqon, KH Mahfudz Asirun, Jalan Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat, Kamis malam (13/4).

Kegiatan tersebut sengaja digelar diakhir masa-masa kampanye putaran kedua, untuk bersama-sama memanjatkan doa supaya Pilgub DKI nanti berjalan lancar dan kondusif.

Tampak hadir ratusan pengurus dan jamaah NU se-DKI Jakarta.


Dalam sambutannya, Mahfudz Asirun yang tak lain adalah Ketua Dewan Syuriah PWNU DKI, menyatakan, meskipun secara organisatoris NU tak berpolitik praktis tetapi secara kultural NU DKI mendukung penuh Anies-Sandi pada putaran kedua 19 April mendatang.

Hal itu, menurut dia, bukan tanpa alasan, berdasarkan dengan amanah ulama dan kyai NU se-Indonesia yang diputuskan dalam Muktamar NU di Lirboyo, Kediri, Jawa Timur.

"Prinsipnya adalah, saya wajib menyampaikan kepada warga NU untuk mensosialisasikan salah satu poin Muktamar NU di Ponpes Lirboyo Kediri, tentang kewajiban warga Nahdliyyin untuk memilih pemimpin Muslim. Kita tidak boleh menyerahkan urusan pemerintahan kepada non muslim," katanya, seperti dilansir RMOLJakarta.

Selain itu, dia juga ingin, kegiatan-kegiatan keagamaan NU kedepan dapat dihadiri dan diikuti langsung oleh Gubernur DKI.

"Kami ingin dan berharap nanti Pak Anies dapat bersama-sama dengan kami dalam acara-acara keagamaan warga NU seperti tarawih berjamaah, Maulidan bersama, Isra Mi'roj bersama, ungkapnya.

"Insyaallah, tidak lama lagi kita akan mendapat Gubernur baru yang mencintai Allah dan dicintai Allah. Gubernur yang mencintai rakyatnya dan dicintai oleh rakyat Jakarta," kata Mahfudz menambahkan. [zul]

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Dede Indra: Polri Serius Perangi Narkoba!

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:26

Grup Salim Guyur Rp2,25 Triliun untuk Buyback Saham, Ini Efeknya bagi LSIP, INDF, dan ICBP

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:13

Fokus Penuhi Kebutuhan Domestik, RI Mulai Rem Ekspor Gas ke Singapura

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 13:35

98 Resolution Network Soroti Tata Kelola SDA dan Ekonomi Kerakyatan di Dua Tahun Prabowo-Gibran

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 13:07

TRUK dan PNSE Rajai Daftar Saham Top Gainers Sepekan

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:46

Harga iPhone Duo di Indonesia, Mulai Rp 45 Juta hingga Rp 75 Juta

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:30

Tanpa Suara, BYD Atto 1 Seruduk Mobil dan Lindas Pengemudi Ojol

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:26

5 Gunung di Pulau Jawa Dilanda Karhutla Pekan Ini

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:23

Cara Cek Sebaran Asap Karhutla lewat Website BMKG dan NASA

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:02

Mengenal Virus Shamonda yang Ditemukan pada Pasien Meninggal di Prancis

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 11:59

Selengkapnya