Berita

Pertahanan

Tinjau Latihan Di Sukabumi, Dankormar Minta Prajurit Selalu Bergembira

KAMIS, 13 APRIL 2017 | 17:38 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Komandan Korps Marinir (Dankormar), Mayjen TNI (Mar) Bambang Suswantono, meninjau Tempat Latihan Marinir sekaligus melihat langsung Latihan Pemantapan (Lattap) Danton, Karu dan Kasi Satuan Tempur Pasmar-2 Tahun 2017.

Kegiatan tersebut berlangsung di Pusat Latihan Pertempuran 6 Antralina Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (13/4). Dankormar didampingi oleh Danpasmar-2, Asops Dankormar, Asrena Dankormar, Danmenkav-2 Mar, Dandenma Mako Kormar, Dan Plp 6 Antralina dan beberapa perwira Pasmar-2.

Dankormar menerima penjelasan yang disampaikan oleh Danpuslatpurmar-6 Antralina, Mayor Marinir Aminuddin, mengenai mekanisme latihan di Poskolat yang berada di Puslatpurmar 6 Antralina. Dankormar juga melihat langsung rangkaian kegiatan latihan yang dilakukan para Petarung Pasmar-2.


Latihan kali ini melibatkan 81 Personel Pelaku terdiri dari 15 Danton, 30 Karu dan 36 Kasi yang semuanya di bawah satuan Pasmar-2, serta 65 Personel Pelatih dan pendukung di bawah pimpinan Palaklat Komandan Puslatpurmar 6 Antralina.

Orang nomor satu di Korps Marinir itu juga meninjau kemampuan dan keberanian prajuritnya dalam aksi dopper, menembak di atas pohon, menembak lorong reaksi dan menembak pistol. Dankormar memberikan arahan kepada para Personel Pelatih maupun Peserta Lattap agar senantiasa mengasuh dan mengasah naluri tempur prajurit serta harus menguasai ilmu pertempuran yang dimiliki oleh Korps Marinir.

Mayjen TNI (Mar) Bambang Suswantono juga berpesan kepada seluruh prajurit yang sedang melaksanakan latihan agar selalu bergembira, semangat dan berlatih dengan sungguh-sungguh dengan mengutamakan keselamatan, sehingga tercapai hasil yang maksimal.

Di akhir kunjungannya, Dankormar beserta rombongan melihat fasiltas latihan yang ada di Puslatpurmar 6 Antralina Sukabumi Jawa Barat. [ald]

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei Dimakamkan di Mashhad

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:21

Wall Street Ditutup Menguat Didorong Harapan Negosiasi Iran-AS

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:08

Terjaring OTT KPK, Bupati Sukoharjo Diduga Peras Perangkat Daerah

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:50

Menkes Budi Ajak Kreator Jadikan Pola Makan Sehat Sebagai Tren Baru

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:45

Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Jakarta Dicecar KPK soal Pengadaan Rel di DJKA

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:32

Harga Emas Melonjak Didorong Aksi Bargain Hunting dan Sentimen Geopolitik

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:21

Sentimen AI Pulihkan Bursa Eropa, STOXX 600 Menguat

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:12

OTT di Solo Raya: Selain Bupati Sukoharjo KPK Juga Amankan 4 Orang Lainnya

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:04

Ekonomi NTB Tumbuh 13,64 Persen, Peluang Lahirnya Inovasi Anak Muda Kian Terbuka

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:01

Kepindahan Narji dari PKS ke PSI Dianggap Kutu Loncat Gurem

Jumat, 10 Juli 2026 | 06:58

Selengkapnya