Berita

Kapolda M Iriawan/Net

Politik

Setiap TPS Di Jakarta Akan Dijaga Polisi, TNI, Dan Satpol PP

KAMIS, 13 APRIL 2017 | 11:42 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Sebanyak 34.627 personel kepolisian akan diturunkan untuk menjaga setiap tempat pemungutan suara (TPS) saat pemungutan suara putaran dua Pilgub DKI pada 19 April nanti.

Begitu kata Kapolda Metro Jaya, Inspektur Jenderal Pol M Iriawan saat konferensi pers di Aula Sudirman, Kodam Jaya, Jalan Mayjen Sutoyo, Cawang, Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (13/4).

M Iriawan menjabarkan bahwa jumlah itu merupakan gabungan antara petugas Satpol PP dan aparat kepolisian.


Sementara itu, pengamanan juga akan diperketat dengan kehadiran anggota TNI dengan total 15.000 personil. Dengan demikian, setiap TPS akan dijaga oleh masing-masing satu anggota polisi, TNI, dan Satpol PP.

"Jadi disampaikan bahwa pengamanan satu TPS satu polisi, satu TNI, dan dibantu dengan Satpol PP di sana," ujarnya.

Dalam jumpa pers yang turut dihadiri oleh Plt Gubernur DKI Sumarsono dan Pandam Jaya Mayjen TNI Jaswandi tersebut, M Iriawan juga memastikan akan menindak tegas pihak-pihak yang melakukan intimidasi, paksaan dan ancaman terhadap pemilih dan penyelenggara pemilihan.

"Saya ingatkan kepada mereka yang akan melakukan intimidasi, pengancaman dan pemaksaan dapat dipersangkakan, ini ada regulasi yang mengatur, dikenakan sanksi pidana penjara sebagaimana yang dimaksud UU 10/2016," pungkasnya. [ian]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya