Berita

Zulkifli Hasan/Net

Zulhas Ajak Mahasiswa Ingat Kembali Pesan Bung Karno

KAMIS, 13 APRIL 2017 | 06:13 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Penegakan kedaulatan sebagaimana diamanatkan dalam sila ketiga Pancasila, yakni Persatuan Indonesia, sangat penting untuk digalakkan.

Begitu kata Ketua MPR RI Zulkifli Hasan saat menyampaikan Orasi Kebangsaan di acara Lustrum ke-13, Dies Natalis ke-65, Wisuda ke-54 dan Pasca Sarjana ke-18 Universitas Krisnadwipayana (Unkris) di Kampus Unkris Jatiwaringin, Pondokgede, Jakarta, Rabu (12/4).

"Sila ketiga itu jelas isinya tentang nasionalisme dan bagaimana rakyat Indonesia menjadi tuan di negerinya sendiri," ujarnya.


Selain kedaulatan, Zulkifli Hasan juga menyinggung masalah nilai-nilai luhur keindonesiaan dan persaudaran kebangsaan yang saat ini makin luntur.

"Padahal, menurut Acemoglu dan Adam Smith, suatu bangsa bisa maju kalau memiliki nilai-nilai saling percaya, saling menghormati, dan saling menghargai," sambung ketua umum PAN itu.

Menghadapi situasi kebangsaan tersebut, Zulkifli Hasan mengajak civitas academica Unkris untuk mengingat kembali pesan Bung Karno dalam Trisakti.

"Pesan Bung Karno jelas dan tegas. Berdaulat di bidang politik, berdikari di bidang ekonomi dan berkepribadian secara sosial budaya. Ini nilai nilai asli Indonesia," tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua MPR yang juga alumni Unkris ini mengingatkan agar para wisudawan berjuang keras dan fokus dalam mencapai cita-cita.

"Kalau dulu kuliah kami dengan fasilitas seadanya bisa jadi menteri dan ketua MPR, saya yakin dengan kerja keras teman-teman bisa lebih baik," pungkasnya.

Ikut hadir pada acara tersebut Ketua Dewan Pembina Univ Unkris Prof. Dr. Gayus Lumbun, Ketua Dewan Pengurus Iman Santoso, Kopertis Wilayah III Budi Pancasilawan, serta Rektor Unkris DR. Abdul Rifai SE, MSI. [ian]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya