Berita

Politik

Novel Baswedan Diterbangkan Ke Singapura

RABU, 12 APRIL 2017 | 11:39 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Demi mendapatkan pengobatan yang intensif, penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan akhirnya dirujuk untuk berobat ke salah satu rumah sakit di Singapura, hari ini, Selasa (12/4).

Ketua KPK Agus Rahardjo mengatakan, tindakan ini dilakukan agar Novel bisa segera pulih dengan cepat.

"Agar mendapatkan terapi yang lebih baik, kita merujuk Novel ke Singapura. Mohon doanya untuk kesembuhan beliau," ujarnya di di Rumah Sakit Mata Jakarta Eye Center (JEC), Menteng, Jakarta Pusat.


Meski demikian, Agus tidak menyebut nama rumah sakit yang akan menjadi tempat Novel menjalani perawatan.

Sementara itu, dokter spesialis mata yang menangani Novel, Johan Hutahuruk menyebut bahwa kondisi sepupu calon gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan itu sudah membaik.

"Penglihatan beliau daripada kemarin, saat ini sudah mulai membaik," ujarnya.

Novel Baswedan diserang oleh orang tak dikenal usai salat subuh di masjid kemarin pagi. Ia disiram air keras hingga mengakibatkan kedua matanya terluka.

Novel merupakan penyidik profesional. Saat ini, Novel tengah menyidik sejumlah kasus besar, seperti kasus korupsi RS Sumber Waras dan Reklamasi Teluk Jakarta yang digadang-gadang akan menyeret nama Gubernur DKI JAKARTA (nonaktif) Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Termasuk kasus korupsi pengadaan e-KTP yang merugikan negara hingga Rp 2,3 triliun dan menyeret sejumlah nama Ketua DPR Setya Novanto. [ian]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya