Berita

Sri Adiningsih/net

Nusantara

Wantimpres Ke Maluku Lihat Perkembangan 11 Program Prioritas

SELASA, 11 APRIL 2017 | 21:16 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) yang diketuai Sri Adiningsih mengujungi Maluku untuk melihat perkembangan 11 program prioritas nasional di daerah tersebut.

"Kami tentu ingin 11 program prioritas nasional di Maluku bisa sukses dan berhasil," ujar Adiningsih, usai bersama menemui Gubernur Maluku, Said Assagaff, di Ambon, Rabu (11/4).

Pihaknya juga ingin melihat perkembangan pembangunan pedesaan, daerah tertinggal dan pariwisata di Maluku.


"Seperti Pak Gubernur tadi sampaikan, Maluku ini kan sangat luas meskipun jumlah penduduknya tidak banyak dan wilayah lautnya lebih dari 90 persen," ungkapnya, lewat keterangan tertulis.

Menurut Adiningsih, pemerintah berkomitmen membangun Indonesia dari pinggiran atau daerah perbatasan pulau-pulau kecil dan daerah-daerah tertinggal.

"Dalam dua tahun ini Maluku menjadi salah satu daerah prioritas, untuk mengurangi ketimpangan dan kemiskinan. Ini yang membuat Maluku menjadi salah satu prioritas. Apalagi daerah ini termasuk daerah yang kemiskinannya tinggi dan ketertinggalan cukup besar," tuturnya.

Adiningsih berharap tim Wantimpres mendapat banyak masukan dari Gubernur Maluku dan juga Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait. Termasuk juga dari Wakil Bupati Maluku Tengah yang hadir pada pertemuan tersebut, yang tampaknya memiliki banyak permasalahan.

"Khususnya memang anggaran yang ada itu, nampaknya dianggap belum bisa memenuhi kebutuhan Maluku karena daerah yang sangat luas lautnya. Memang, perhubungan atau konektivitas laut mahal sekali di Indonesia," imbuhnya.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Said Assagaff menyampaikan terima kasih kepada Ketua Wantimpres dan tim yang berkenan hadir di Maluku, dan bisa melihat sejauh mana perkembangan desa-desa miskin juga desa-desa yang sudah mulai maju, dan perkembangan pariwisata Maluku.

Assagaff katakan,  pihaknya juga meminta bantuan dari Adiningsih selalu Ketua Wantimpres terkait kucuran Dana Alokasi Umum dijanjikan presiden dan sudah disetujui oleh Ketua DPR dimulai dengan 50 persen dari total alokasi. [ald]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Sejarah Baru! Hattrick Perdana Messi Bawa Argentina Libas Aljazair dan Samai Rekor Klose

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:15

KPK Buka Peluang Kembangkan Penyidikan Kasus Bea Cukai yang Seret Nama Djaka Budi Utama

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:01

Reog Sekolah Rakyat Ponorogo Raih Penghargaan di Ajang Piala Presiden

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:34

Pemerintah Hentikan Sementara MBG Selama Libur Sekolah

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:32

Mahfud MD Nilai Dadan Hindayana Layak Dihukum Mati Jika Terbukti Korupsi

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Kembali ke Level 78 Dolar AS

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:19

Harta Wamenko Pangan Hanif Faisol Tembus Rp8,9 Miliar, Naik Tajam Sejak 2022

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:04

Bursa Asia Dibuka Merah, Kospi Pimpin Penurunan

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:52

Bayan Resources Siap Tebar Dividen Rp 8,96 Triliun dari Laba Buku 2025

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:40

Wall Street Variatif, Dow Jones Terbang Tinggi

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:23

Selengkapnya