Berita

Politik

Prabowo Dan Sejumlah Tokoh Nasional Pastikan NKRI Harga Mati

SELASA, 11 APRIL 2017 | 01:36 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Ketua Umum DPP Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Prabowo Subianto, menggelar pertemuan dengan sejumlah tokoh nasional dan lintas agama di kediamannya, Kertanegara 4, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin malam (10/4).

Antara lain Ketua MPR Zulkifli Hasan, Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid, Wakil Ketua DPR Fadli Zon, anggota DPR dari Golkar Titiek Soeharto, anggota DPD Fahira Idris, Presiden PKS Sohibul Iman, Ketua Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo, Ketua Umum Partai Idaman Rhoma Irama, Ketua PPP DKI Jakarta, Abraham Lunggana (PPP), dan Ketua Umum Parmusi.

Juga tampak mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Joko Santoso, mantan Ketua MPR Amien Rais, mantan Menteri PPN/Ketua Bappenas Kwik Kian Gie, mantan Menteri Perindustrian Fahmi Idris, mantan Menteri Kehutanan MS Kaban, mantan Ketua PP Muhammadiyah Din Syamsuddin.


Turut hadir Ulama Betawi Abdul Rasyid Abdullah Syafi'i dan tokoh masyarakat Habib Ali bin Abdurrahman Assegaf.

"Hadir dari tokoh agama-agama. Bisa dilihat kita lintas suku, agama, di sini membangun komitmen bahwa Bhinneka Tunggal Ika bagi kita adalah harga mati, NKRI harga mati," kata Prabowo.

Pertemuan lintas tokoh tersebut, lanjutnya, mengharapkan sektarianiesme tidak terjadi yang berpotensi memecah-belah bangsa akibat ketidaksesuaian dengan falsafah Pancasila maupun UUD 1945.

"Kita dapat rasakan semua. Saya kira semua bisa dirasakan,dan setiap kita punya kepekaan. Perbedaan itu hal biasa. Dan gonta-ganti itu biasa. Jangan dibiasakan ketegangan," ungkap Prabowo, seperti dilansir RMOLJakarta.[zul]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya