Berita

Ahok/Net

Politik

Aktivis '98: Alasan NU Bela Ahok Cuma Gombal

SENIN, 10 APRIL 2017 | 11:24 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Sikap sebagian pengurus elit Nahdlatul Ulama (NU), yang semakin buas dan gelap mata membela terdakwa penista agama, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menuai dikritik aktivis '98.

Ketua Progres '98 Faizal Assegaf bahkan menilai alasan para elit NU mendukung Ahok-Djarot ini juga hanya sebatas bualan.

"Alasannya demi menegakkan pluralisme, toleransi dan demokrasi. Hemm, gombal!" kata Faizal seperti diberitakan RMOLJakarta, Senin (10/4).


Ia juga menyesalkan para elit NU yang dengan mudah memberikan bermacam gelar kepada Ahok. Mulai dari santri kehormatan, Sunan Kalijodo, sampai Basuki Nurul Qomar.

"Tentu semua gelar itu tidak gratis," yakinnya.

Celakanya, semangat membela Ahok muncul dalam berbagai pertunjukan premanisme yang dilakoni organisasi yang berafiliasi dengan NU, dengan cara mengintimidasi ormas berbasis massa Islam lainnya.

Hal ini tentu melukai hati umat Islam dan mencederai wajah NU yang terkenal santun, lembut, dan bersahaja. Pasalnya, NU yang semestinya menjadi wadah perekat kaum muslim, justru kini giat memecah belah persatuan umat.

"Kalau hanya mengejar lezatnya kebutuhan materi tak perlu melukai hati umat dan ikut-ikutan menistakan kesucian agama. Sebab apapun alasannya, membela terdakwa penista Al Quran adalah perbuatan jahat dan terkutuk. Memalukan!" tukas Faizal. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Komisi I DPR: Kisruh Rating IGRS di Steam Picu Kegaduhan

Rabu, 08 April 2026 | 19:50

JK Jangan jadi Martir Pemecah Belah Bangsa

Rabu, 08 April 2026 | 19:41

Narasi Pesimis di Tengah Gejolak Global Ganggu Stabilitas Nasional

Rabu, 08 April 2026 | 19:19

Ulama Dukung Wacana BNN Larang Vape

Rabu, 08 April 2026 | 19:18

KAMMI: Kerusakan Lingkungan Tidak Bisa Selesai di Ruang Diskusi

Rabu, 08 April 2026 | 19:05

WFH Momentum Perkuat Layanan Digital

Rabu, 08 April 2026 | 19:02

Motor Listrik Operasional SPPG Sudah Direncanakan Sejak 2025

Rabu, 08 April 2026 | 19:00

Harus Melayani, Kader PKB Jangan jadi Tamu 5 Tahunan

Rabu, 08 April 2026 | 18:51

JK Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli Buat Akhiri Polemik

Rabu, 08 April 2026 | 18:44

7 Menu Warteg Paling Dicari Orang Indonesia

Rabu, 08 April 2026 | 18:42

Selengkapnya