Berita

Sukamta/Net

Politik

Elit Politik Harus Contoh Gaya Komunikasi Di Masa Perjuangan

SENIN, 10 APRIL 2017 | 10:00 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Demi mendinginkan tensi politik yang tinggi jelang putaran kedua Pilkada DKI, para elit politik diminta untuk segera memperbaiki cara berkomunikasi.

Anggota Komisi II DPR RI Sukamta mengatakan bahwa perilaku elit politik punya pengaruh besar ke masyarakat. Tapi ironisnya, cara berkomunikasi sebagian elit politik saat ini cenderung emosional, bahkan tidak jarang saling menjatuhkan dan membuat kabar-kabar bohong untuk menghantam rival.

Ia berharap, para elit politik bisa mencontoh gaya komunikasi para elit di masa perjuangan kemerdekaan yang menyejukan dan menygerucut pada titik temu win-win solution.


"Perilaku elit politik saat ini, seharusnya dapat mencontoh cara komunikasi elit politik pada masa perjuangan kemerdekaan," kata Sukamta seperti diberitakan RMOLJakarta, Senin (10/4).

Di masa perjuangan kemerdekaan, para elit yang memiliki perbedaan sikap karena memiliki latar belakang ideologi, agama, dan suku yang berbeda. Perdebatan secara tajam memang terjadi, namun dalam perdebatan itu ada semangat untuk mencari titik temu dan solusi.

"Titik temu itu adalah Pancasila dan UUD 1945 yang hingga saat ini menjadi spirit bangsa. Keteladanan elit ini pasti akan jadi contoh baik masyarakat. Jadi elit politik (saat ini) perlu hadirkan kembali kompromi-kompromi kebangsaan," kata Sukamta. [ian]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya