Berita

Foto/Net

Dunia

Dubes Helmy Fauzi Pastikan Tidak Ada WNI Jadi Korban Bom Mesir

MINGGU, 09 APRIL 2017 | 20:36 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Sebuah ledakan bom terjadi di Gereja Koptik St George di Kota Tanta yang berada di Delta Nil pada Minggu (9/4). Ledakan pada pukul 10.20 ini mengakibatkan sebanyak 21 orang tewas dan 59 orang terluka.

Begitu laporan Dubes RI untuk Mesir Helmy Fauzi dalam pesannya kepada anggota DPR RI  Dwi Ria Latifa, Minggu (9/4).

Kata Helmy, berselang 15 menit kemudian terjadi serangan serupa di fasilitas training polisi di kota yang sama, Kota Tanta yang terletak sekitar 90 km dari Kairo.


Sementara 3 jam berselang, yaitu pada pukul 13.00 telah terjadi aksi bom bunuh diri yang dilancarkan oleh kelompok yang tidak dikenal di pintu masuk Gereja Koptik St. Mark di Distrik Al-Attaren, Alexandria. Ledakan tersebut telah mengakibatkan sedikitnya 6 tewas dan 33 orang menderita luka-luka.

Helmy berujar, hingga saat ini tidak ada warga negara Indonesia yang menjadi korban atas peristiwa ini.

"Kami telah instruksikan Perwakilan BIN Luar Negeri (Perbinlu) dan Protokol dan Konsuler (Protkons) untuk memantau dan mencermati kasus tersebut. Sejauh ini diperoleh informasi tak ada WNI yang jadi korban pada peristiwa tersebut.

Sementara itu, melalui saluran informal dan kekeluargaan masyarakat Indonesia di Mesir, KBRI Kairo mengimbau agar WNI meningkatkan kewaspadaan dan menghindari tempat keramaian yang merupakan titik rawan ancaman terorisme.

"Selain itu, KBRI Kairo sedang menyiapkan letter of condolences kepada otoritas Mesir," pungkasnya. [ian]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya