Berita

Foto/RMOL

Politik

Tiga Cara Pemerintah Entaskan Kemiskinan

MINGGU, 09 APRIL 2017 | 18:34 WIB | LAPORAN:

Pemerintahan Joko Widodo tengah mempercepat pembangunan di desa-desa untuk mengurangi kesenjangan penduduk miskin dan ketimpangan ekonomi.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) disebutkan bahwa jumlah penduduk miskin di Indonesia hingga September 2016 berjumlah 27,76 juta orang. Angka itu turun dibandingkan Maret 2016 dengan total 28,01 juta orang.

Deputi bidang Koordinasi Ekononi Makro dan Keuangan Kementerian Perekonomian, Iskandar Simorangkir menjelaskan bahwa terdapat dua faktor penyebab rakyat desa miskin.


Faktor pertama terkait kepemilikan lahan. Menurut Iskandar banyak petani di desa yang menggarap lahan bukan miliknya sendiri.

"Sehingga mereka terjebak pada tingkat kemiskinan yang sama," ujar Iskandar saat pemaparan materi diskusi media Pemerataan Kesejahteraan Ekonomi Desa di ruang rapat Galeri Nasional, Jakarta, Minggu (9/4).

Faktor kedua penyebab rakyat desa miskin karena kurangnya kesempatan bekerja di desa. Pendidikan yang rendah menyebabkan kurangnya kesempatan bekerja bagi mereka.

Atas alasan itu, pemerintah melakukan tiga hal ini untuk mengatasi kesenjangan penduduk miskin dan ketimpangan ekonomi.

"Yaitu, reforma agraria, pemberian kesempatan yang sama kepada semua masyarakat untuk bisa mendapatkan akses kerja, dan peningkatan kapasitas SDM (sumber daya manusia) dengan pendidikan proporsional," jelasnya. [ian]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

35 Ribu Loker Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Dibuka, Status BUMN

Kamis, 16 April 2026 | 08:14

Wall Street Melejit: S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Baru

Kamis, 16 April 2026 | 08:12

Danantara Gandakan Investasi di Timur Tengah, Fokus pada Ketahanan Energi

Kamis, 16 April 2026 | 07:55

Emas Tergelincir di Tengah Redanya Ketegangan Timur Tengah

Kamis, 16 April 2026 | 07:35

Peringkat Utang Asia Tenggara di Ujung Tanduk, Indonesia Paling Rentan

Kamis, 16 April 2026 | 07:20

Bursa Eropa: Indeks STOXX 600 di Zona Merah, Sektor Luxury Brand Terpukul

Kamis, 16 April 2026 | 07:07

Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja Semaksimal Mungkin

Kamis, 16 April 2026 | 06:53

BGN Gandeng Bobon Santoso Gelar Masak Besar MBG

Kamis, 16 April 2026 | 06:25

Kemelut Timur Tengah: Siapa Keras Kepala?

Kamis, 16 April 2026 | 05:59

Polisi Ciduk Tiga Remaja Terlibat Tawuran, Satu Positif Sabu

Kamis, 16 April 2026 | 05:45

Selengkapnya