Berita

rizal ramli/net

Politik

Rizal Ramli: Hawa Politik Telah Berubah, Jokowi Harus Ambil Langkah-Langkah Bersejarah

SABTU, 08 APRIL 2017 | 16:57 WIB | LAPORAN:

Semua tangan telah masuk beramai-ramai dalam pusaran korupsi e-KTP dan nyaris tidak tahu bagaimana membenahinya. Ini merupakan akibat dari pelibatan infrastuktur politik, tokoh partai dan pejabat pemerintah dalam pusaran korupsi tersebut.

Demikian disampaikan mantan menteri koordinator bidang kemaritiman Rizal Ramli melalui pernyataannya kepada wartawan, Sabtu (8/4).

"Ini namanya sudah system failure. Sistemnya sudah rusak berat," kata Rizal Ramli.


Atas dasar itu Menteri Keuangan pada masa Abdurrahman Wahid (Gusdur) itu berharap, pemerintah Joko Widodo dan semua pihak harus menjadikan momentum pembenahan total yang kemudian disebut Rizal sebagai total crackdown dengan pola game changer.

"Kalau sistem sudah failure, perlu melakukan total crackdown. A game changer harus dilakukan untuk mengubah karakter elit yang korup. Lewat kasus ini, Presiden Jokowi bisa mengambil langkah-langkah bersejarah demi perbaikan demokrasi dan terutama sistem kepartaian kita," saran Rizal Ramli.

Ada beberapa hal yang bisa dilakukan oleh pemerintah. Pertama, sambung Rizal Ramli, kasus ini harus dijadikan momentum oleh pemerintahan Jokowi membenahi sistem internal kepemerintahan. Terutama pengadaan dan perencanaan proyek di pemerintahan. Supaya aneka kepentingan bisa diminimalisir.

"Menutup celah dan awasi proyek raksasa seperti ini semenjak dari perencanaan, tender, penentuan pemenang hingga eksekusi,"kata Rizal yang juga mantan kepala Bulog itu.

Yang kedua, imbuh Rizal Ramli, kasus ini juga, dijadikan momentum untuk membenahi sistem kepartaian. Karena ada dugaan politisi sejumlah partai politik terlibat.

"Dan jumlahnya banyak sekali. Seperti membuktikan partai mencari duit sendiri untuk operasional partai. Beberapa tahun lalu, kami mengusulkan agar pendanaan partai disumbang oleh pemerintah, dengan jumlah tertentu. Ini salah satu cara agar para petinggi partai kita tidak sibuk cari duit," tegas Rizal Ramli.

Yang ketiga, masih kata Rizal Ramli pemerintahan Jokowi, harus menjadikan korupsi e-KTP,sebagai momentum untuk mengubah hawa politik nasional.

"Hawa politik kita cenderung panas, agak SARA, dan bikin kita tidak tenang, berpotensi ganggu iklim ekonomi. Pemerintah, bisa mengubah hawa ini menjadi perang terhadap korupsi. Tangkap para pelaku, lalu benahi sistem,"tegas Rizal.

"Kita punya agenda yang sama. Rakyat bersatu padu dibelakang presiden. Dan hawa politik kita akan berubah," demikian Rizal Ramli.[san]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

35 Ribu Loker Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Dibuka, Status BUMN

Kamis, 16 April 2026 | 08:14

Wall Street Melejit: S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Baru

Kamis, 16 April 2026 | 08:12

Danantara Gandakan Investasi di Timur Tengah, Fokus pada Ketahanan Energi

Kamis, 16 April 2026 | 07:55

Emas Tergelincir di Tengah Redanya Ketegangan Timur Tengah

Kamis, 16 April 2026 | 07:35

Peringkat Utang Asia Tenggara di Ujung Tanduk, Indonesia Paling Rentan

Kamis, 16 April 2026 | 07:20

Bursa Eropa: Indeks STOXX 600 di Zona Merah, Sektor Luxury Brand Terpukul

Kamis, 16 April 2026 | 07:07

Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja Semaksimal Mungkin

Kamis, 16 April 2026 | 06:53

BGN Gandeng Bobon Santoso Gelar Masak Besar MBG

Kamis, 16 April 2026 | 06:25

Kemelut Timur Tengah: Siapa Keras Kepala?

Kamis, 16 April 2026 | 05:59

Polisi Ciduk Tiga Remaja Terlibat Tawuran, Satu Positif Sabu

Kamis, 16 April 2026 | 05:45

Selengkapnya