Berita

Net

Politik

Indonesia Harus Jadi Penengah Konflik Suriah

SABTU, 08 APRIL 2017 | 04:14 WIB | LAPORAN:

DPR RI mengajak Inter-Parliamentary Union (IPU) untuk mengecam serangan gas sarin atau menggunakan bahan kimia terhadap warga sipil di Kota Khan Sheikhun, Suriah.

"Kita mengajak IPU sebagai organisasi parlemen dunia untuk mengecam ini," ujar Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah di KOmplek Parlemen, Jakarta, Jumat (7/4).

Menurutnya, DPR sudah cukup lama mengecam peristiwa tersebut. Kecaman dari parlemen bersifat legislatif. Fahri juga meminta agar Indonesia dapat menjadi pihak ketiga dalam menyelesaikan konflik berkepanjangan di Suriah. Namun, dia menyayangkan, permintaan tersebut seperti tidak dianggap oleh pemerintah.


"Itu saya sering ulangi, mungkin tidak ditanggap oleh pemerintah Indonesia. Prinsip diplomasi bebas aktif itu artinya bukan kita tak terlibat. Justru dalam keadaan seperti ini, Indonesia harus keras dengan cara mengkonsolidasi negara-negara non adikuasa, yaitu meminta agar pelucutan persenjataan sekarang tidak boleh ada lagi," jelas Fahri. [wah]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

35 Ribu Loker Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Dibuka, Status BUMN

Kamis, 16 April 2026 | 08:14

Wall Street Melejit: S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Baru

Kamis, 16 April 2026 | 08:12

Danantara Gandakan Investasi di Timur Tengah, Fokus pada Ketahanan Energi

Kamis, 16 April 2026 | 07:55

Emas Tergelincir di Tengah Redanya Ketegangan Timur Tengah

Kamis, 16 April 2026 | 07:35

Peringkat Utang Asia Tenggara di Ujung Tanduk, Indonesia Paling Rentan

Kamis, 16 April 2026 | 07:20

Bursa Eropa: Indeks STOXX 600 di Zona Merah, Sektor Luxury Brand Terpukul

Kamis, 16 April 2026 | 07:07

Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja Semaksimal Mungkin

Kamis, 16 April 2026 | 06:53

BGN Gandeng Bobon Santoso Gelar Masak Besar MBG

Kamis, 16 April 2026 | 06:25

Kemelut Timur Tengah: Siapa Keras Kepala?

Kamis, 16 April 2026 | 05:59

Polisi Ciduk Tiga Remaja Terlibat Tawuran, Satu Positif Sabu

Kamis, 16 April 2026 | 05:45

Selengkapnya