Berita

bawaslu/net

Politik

Curhat Bawaslu RI: Parpol Masih Belum Bisa Diharapkan, Penyelenggara Pemilu Sulit Netral

JUMAT, 07 APRIL 2017 | 20:44 WIB | LAPORAN:

Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) RI mencatat ada lima masalah yang harus segera dibenahi dalam pelaksanaan pemilukada serentak.

Kelima permasalahan tersebut, mulai dari peran partai politik dalam merekrut calon kepala daerah hingga masalah pembiayaan harus menjadi perhatian.

"Pertama, masalah tahapan pencalonan, itu sangat penting. Namun, persyaratan pasangan calon yang ditetapkan parpol, masih jauh dari apa yang diharapkan," papar Komisioner Bawaslu RI, Nelson Simanjuntak di acara diskusi publik bertema "Evaluasi Penyelenggaraan Pilkada Serentak 2017" di Lembang, Bandung, Jawa Barat, Jumat (7/4).


Masalah kedua, tambah Nelson yakni terkait kerangka hukum pemilu. Saat pemilu, lanjutnya, kerap keluar peraturan baru. Namun hal itu tidak sempat dijalankan.

"Karena saat pemilihan kepala daerah berlangsung, peraturan baru tersebut terlambat disahkan," ungkap Nelson.

Sedangkan masalah ketiga, terkait dengan penyelenggara pemilu yang harus profesional dan netral. Contohnya, kata Nelson, Pilkada di Papua Barat dan Aceh yang masih banyak masalah.

"Di Papua Barat, partisipasi masyarakat masih menggunakan noken dan masih ada masalah dalam integritas penyelenggara pemilu. Karena penyelenggara pemilu disana  masih ada yang memihak incumbent," urai Nelson.

Selain faktor jarak yang jauh, cuaca di wilayah Papua kerap menjadi kendala bagi pusat untuk mensupervisi pelaksanaan pemilukada di sana.

Selain itu, penggunaaan noken yang masih diterapkan di sana, sangat mudah dimanipulasi oleh orang, kepada siapa suara-suara itu akan diberikan. "Karena itu penyelenggara pemilukada di Papua, harus bayak diperbaiki," sarannya.

Sedangkan masalah keempat, terkait dengan pengawas pemilu di tingkat kabupaten dan kota. Pengawas pemilu di tingkat kabupaten kota menjadi titik berat, karena sangat strategis. Pertama kali penetapan hasil pemilu hingga penyelesaian sengketa pemilu, dimulai dari sana.

"Namun kemampuan mereka untuk menjalankan tugas, sangat jauh. Sehingga penegakan hukum menjadi timpang," tutur Nelson.

Kemudian masalah kelima, terkait dengan pembiayaan yang seharusnya diatur oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Menurut Nelson ada beberapa daerah yang memberikan dana sedikit, sehingga penyelenggara pemilu di daerah tidak dapat bekerja.

Hadir dalam diskusi tersebut, Ketua Bawaslu RI Muhammad, Peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia Siti Zuhro, Sesdirjen Dukcapil Kemendagri I Gede Suratha, Komisioner KPU RI Ferry Kurnia Rizkyansyah dan Koordinator Nasional Jaringan Pendidikan Pemilih Rakyat Masykurudin Hafidz.[san]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

35 Ribu Loker Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Dibuka, Status BUMN

Kamis, 16 April 2026 | 08:14

Wall Street Melejit: S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Baru

Kamis, 16 April 2026 | 08:12

Danantara Gandakan Investasi di Timur Tengah, Fokus pada Ketahanan Energi

Kamis, 16 April 2026 | 07:55

Emas Tergelincir di Tengah Redanya Ketegangan Timur Tengah

Kamis, 16 April 2026 | 07:35

Peringkat Utang Asia Tenggara di Ujung Tanduk, Indonesia Paling Rentan

Kamis, 16 April 2026 | 07:20

Bursa Eropa: Indeks STOXX 600 di Zona Merah, Sektor Luxury Brand Terpukul

Kamis, 16 April 2026 | 07:07

Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja Semaksimal Mungkin

Kamis, 16 April 2026 | 06:53

BGN Gandeng Bobon Santoso Gelar Masak Besar MBG

Kamis, 16 April 2026 | 06:25

Kemelut Timur Tengah: Siapa Keras Kepala?

Kamis, 16 April 2026 | 05:59

Polisi Ciduk Tiga Remaja Terlibat Tawuran, Satu Positif Sabu

Kamis, 16 April 2026 | 05:45

Selengkapnya