Berita

zulkifli hasan/rmol

Politik

Ketua MPR: Aksi 212 dan 411 Bukti Komitmen Umat Islam Indonesia Pada Demokrasi

JUMAT, 07 APRIL 2017 | 17:14 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Ketua MPR RI Zulkifli Hasan mengapresiasi ummat Islam Indonesia yang konsisten menempuh cara cara Demokratis untuk menyampaikan sikap dan aspirasinya.

"Aksi damai mulai dari 411 sampai 212 adalah bukti komitmen Ummat Islam pada Demokrasi. Menjalankan aspirasi dengan damai tanpa merusak, tanpa menyakiti ummat yang lain," kata Zulkifli saat membuka Konferensi Ummat dan Sunnah dengan Tema Melawan Ekstrimisme dan Radikalisme yang diselenggarakan Komite Pembela Ahlul Bait dan Sahabat (KOEPAS) di Rancamaya Bogor, Jum'at (7/4).

Zulkifli pun menceritakan pujian dan apresiasi pemimpin negara negara Islam terhadap Indonesia.


"Kemarin dalam pertemuan MPR dengan Presiden Afghanistan, mereka sampaikan pujian pada Indonesia. Begitu juga ketika bertemu Presiden Iran, Aljazair, Malaysia, semuanya memuji Indonesia,"kata Zulkifli.

Menghadapi situasi kebangsaan akhir-akhir ini, Zulkifli Hasan mengajak ummat Islam untuk mengutamakan persamaan dan melupakaan perbedaan.

"Ingat pesan Almarhum Kyai Hasyim. Yang beda jangan disama samakan, tapi kalau sama jangan dibeda-bedakan. Nah harusnya Islam bisa bersatu,"pungkas Zulkifli.

Sebagai Ketua MPR, Zulkifli Hasan juga mengajak ummat Islam untuk melawan terorisme dan ekstrimisme.

"Yang tidak boleh itu memaksakan kehendak. Kita tegaskan sekali lagi bahwa Islam menolak segala bentuk terorisme dan radikalisme," demikian Zulkifli.[san]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Perang di Meja Runding

Kamis, 09 April 2026 | 06:16

Kecanggihan Alat Perang AS-Israel Bisa Dikalahkan

Kamis, 09 April 2026 | 06:04

Polisi di Jateng Dilaporkan Usai Rekam Polwan Mandi

Kamis, 09 April 2026 | 05:36

Tatanan Baru Dunia di Bawah Naungan Syariah Islam dan Khilafah

Kamis, 09 April 2026 | 05:26

Pemuda di Solo Tanam Ganja di Rumah

Kamis, 09 April 2026 | 05:10

Polda Sumsel Pamerkan 1.715 Unit Motor Hasil Curian

Kamis, 09 April 2026 | 04:20

Bandung Masuk 5 Besar Destinasi Wisata Terpopuler di Asia

Kamis, 09 April 2026 | 04:16

Pemprov Jateng Gratiskan Bea Balik Nama Kendaraan Bekas

Kamis, 09 April 2026 | 04:01

Mental Baja di Ujung Kiamat, Iran Tetap Berkata ‘Tidak’

Kamis, 09 April 2026 | 03:30

Jusuf Kalla Tersinggung Berat Omongan Rismon

Kamis, 09 April 2026 | 03:28

Selengkapnya