Berita

Presiden Xi Jinping Dan Donald Trump/Net

Dunia

Masalah Ekonomi Dan Ancaman Korut Jadi Topik Pertemuan Donald Trump Dan Xi Jinping

JUMAT, 07 APRIL 2017 | 07:52 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping menggelar pertemuan di Mar-a-Lago di Palm Beach, Florida, AS pada Kamis (6/4) waktu setempat. Pertemuan ini membahas sejumlah masalah yang menyangkut hubungan kedua negara. Mulai dari masalah ekonomi hingga masalah ancaman Korea Utara.

Presiden Trump sebelum pertemuan inin mengungkapkan bahwa pertemuan ini akan membahwa mengenai perdagangan yang tidak adil yang dilakukan China hingga membuat negara AS merugi. Dalam hal ini, Trump akan menggunakan strategi yang diberikan penasehatnya untuk berhubungan dagang berdasarkan prinsip timbal balik.

"Itu salah satu hal yang akan kita bicarakan," ujar Trump seperti diberitakan Reuters sesaat lalu, Kamis (7/4).


Dalam hal ini, suksesor Barack Obama itu akan turut membawa penasihat ekonomi dan Menteri Pertahanan Jim Mattis, Menteri Keuangan Steven Mnuchin, hingga Menteri Perdagangan Wilbur Ross.

Materi selanjutnya, kedua pemimpin ini akan membicarakan masalah ancaman Korea Utara. Korut saat ini tengah mengembangkan rudal balistik antar benua yang saat ini memiliki daya jelajah hingga ke wilayah AS,

Untuk itu, Trump meminta China untuk menggunakan pengaruhnya ke Korea Utara agar menghentikan kegiatan tersebut.

“Saya pikir China akan melangkah,” kata Trump.

Gedung Putih, lanjut Trump juga mengancam akan meninjau kembali kerjasama ekonomi dan militer antar kedua negara jika China tidak bergerak menghentikan ancaman Korut. Termasuk, mempertimbangkan memberi sanksi sekunder kepada bank-bank dan perusahaan-perusahaan China yang berbisnis dengan Pyongyang. [ian]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya