Berita

Ronal Surapradja/Net

Nusantara

Ronal Surapradja Terjebak Keberuntungan Kuliah Di Ilmu Komunikasi

JUMAT, 07 APRIL 2017 | 04:47 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Sebagian besar masyarakat Indonesia masih asing dengan jurusan ilmu komunikasi khususnya terkait prospek pekerjaan ke depan setelah menyandang gelar sarjana.

Namun, menurut pengalaman Broadcaster of Jak 101 FM sekaligus Owner of Rooftop Sound, Ronal Surapradja, lulusan ilmu komunikasi nyatanya mampu menuai keberuntungan dengan modal sarjana komunikasi.

"Dulu waktu UMPTN saya ingin kuliah di Fakultas Kedokteran sebagai pilihan pertama, tetapi tidak bisa karena buta warna parsial. Dari pada nganggur saya ambil kuliah di pilihan ketiga yang hanya Ilmu Komunikasi. Ternyata saya terjebak dalam keberuntungan. Ilmu Komunikasi membuat saya bisa melihat warna warni dunia," kata Ronal yang akan tampil dalam acara Seminar Pit Stop Session Serries di Jakarta, Kamis (6/4).


Seminar yang digagas perusahaan konsultan komunikasi Dreya Communications dengan mengangkat tema 'Big Leap Into Communication World' yang berlangsung pada Sabu (8/4), memberi referensi kepada orangtua murid yang akan mencarikan lembaga pendidikan lanjutan untuk anaknya yang lulus SMA.

Ronal menyampaikan, seminar nanti pasti akan menarik karena untuk memberikan pandangan bagi orang tua dan anak didik untuk memilih jurusan ilmu komunikasi di perguruan tinggi.

Ia akan berbagi pengalaman bahwa jurusan yang menjadi pilihan ketiganya ini telah berhasil membawanya menjadi seorang broadcaster dan entrepreneur sukses hingga saat ini.

Menurut Ronal, tidak sedikit lulusan Ilmu Komunikasi yang meraih sukses di berbagai industri. Justru, ilmu komunikasi menjadi platform yang digunakan perusahaan membangun reputasi dan komunikasi dengan pemangku kepentingannya. Banyak ditemui lulusan ilmu komunikasi yang menerapkan keilmuannya sebagai basis mengembangkan usaha mandiri dan membuka lapangan pekerjaan.

"Ilmu komunikasi merupakan jurusan dengan lapangan kerja yang nyaris tidak pernah habis dibutuhkan dan memiliki prospek yang menjanjikan walaupun tidak banyak yang mengetahui," ungkapnya.

Acara seminar Pit Stop Session Serries akan menghadirkan lima pembicara yang sudah expert di bidang komunikasi, diantaranya: Hendri Satrio, Political Communication Observer dan Partner of Dreya Communications, Wijaya Laksana, Head of Corporate Communication PT Pupuk Indonesia (Persero), Broadcaster of Jak 101 FM sekaligus Owner of RooftopSound Ronal Surapradja, TV News Anchor Widya Saputra, dan Former CEO Aneka Yess! Vivid F. Argarini. Kelima pembicara tersebut akan membedah prospek karir di bidang komunikasi.

Biaya pendaftaran sebesar Rp 500.000 (berlaku untuk dua orang bagi orang tua dan siswa/i SMA) dan Rp. 200.000 (berlaku untuk dua orang bagi mahasiswa). Seminar ini ditujukan bagi orang tua yang sedang mempersiapkan anak-anaknya memasuki jenjang perguruan tinggi ataupun siswa kelas 9, 10, 11 yang akan melanjutkan ke perguruan tinggi. [rus]

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

UPDATE

Video Viral, Netanyahu Menyerah dan Flotilla Bebas

Senin, 25 Mei 2026 | 01:57

Narasi Larangan Pertalite untuk Kendaraan Merek Tertentu per 1 Juni 2026 Hoax!

Senin, 25 Mei 2026 | 01:40

Euforia Bobotoh

Senin, 25 Mei 2026 | 01:20

Sugiono Dianggap Berhasil Terjemahkan Kerja Nyata Prabowo

Senin, 25 Mei 2026 | 00:59

Ini Tujuh Saran untuk Prabowo Realisasikan Pasal 33 UUD 1945

Senin, 25 Mei 2026 | 00:40

Gubernur Lemhannas Minta Keberadaan BoP Dikaji Ulang

Senin, 25 Mei 2026 | 00:18

Edukasi Keuangan Bantu Mahasiswa Kelola Kantong Secara Sehat

Minggu, 24 Mei 2026 | 23:58

Golkar Jadikan MDI Instrumen Sosialisasi Program Prabowo ke Umat

Minggu, 24 Mei 2026 | 23:40

Prabowo Singgung Reshuffle Zulhas, PAN Terancam Tidak Digandeng Gerindra di 2029

Minggu, 24 Mei 2026 | 23:19

Ekonomi Syariah dan Ekonomi Kerakyatan: Dua Tombak Kedaulatan Ekonomi Indonesia

Minggu, 24 Mei 2026 | 22:43

Selengkapnya