Berita

Arsul Sani/net

Politik

Arsul: KPK Bisa Dianggap Menistakan Hukum Dalam Perkara E-KTP

KAMIS, 06 APRIL 2017 | 18:58 WIB | LAPORAN:

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dituntut segera memperjelas status para politikus dan bekas anggota DPR yang disebut menerima uang korupsi dalam kasus E-KTP.

"Kalau dalam dakwaan dikatakan orang itu bersama-sama si A si B. Artinya si A si B itu turut serta. Si A melakukan si B melakukan bahkan ada masternya. Jadi orang itu kalau sudah disebut enggak pakai inisial lagi maka harus jelas statusnya," ujar Anggota Komisi III DPR RI, Arsul Sani, saat ditemui di Senayan, Jakarta, Kamis (6/4).

Arsul mencontohkan penegakan hukum KPK terhadap kasus Bank Century yang hingga saat ini juga belum jelas ujungnya. Sejauh ini hanya Budi Mulya yang dijerat hukum. Sementara nama-nama lain yang sempat disebut terlibat korupsi bersama Budi Mulya malah masih bebas. (Baca: Para Politikus E-KTP Bisa Belajar Dari Boediono)


Jika KPK tidak segera menuntaskan E-KTP yang disebut-sebut melibatkan Ketua DPR RI, Setya Novanto, maka publik akan mudah menganggap KPK telah melakukan penistaan terhadap jalur hukum.

"Dalam kasus Century, Budi Mulya disebut bersama-sama melakukan korupsi. Tapi hanya Budi Mulya yang dijatuhi hukuman. Konsekuensinya kalau KPK tidak lakukan proses hukum kan bisa dianggap terjadi penistaan jalur hukum," pungkasnya. [ald]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

35 Ribu Loker Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Dibuka, Status BUMN

Kamis, 16 April 2026 | 08:14

Wall Street Melejit: S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Baru

Kamis, 16 April 2026 | 08:12

Danantara Gandakan Investasi di Timur Tengah, Fokus pada Ketahanan Energi

Kamis, 16 April 2026 | 07:55

Emas Tergelincir di Tengah Redanya Ketegangan Timur Tengah

Kamis, 16 April 2026 | 07:35

Peringkat Utang Asia Tenggara di Ujung Tanduk, Indonesia Paling Rentan

Kamis, 16 April 2026 | 07:20

Bursa Eropa: Indeks STOXX 600 di Zona Merah, Sektor Luxury Brand Terpukul

Kamis, 16 April 2026 | 07:07

Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja Semaksimal Mungkin

Kamis, 16 April 2026 | 06:53

BGN Gandeng Bobon Santoso Gelar Masak Besar MBG

Kamis, 16 April 2026 | 06:25

Kemelut Timur Tengah: Siapa Keras Kepala?

Kamis, 16 April 2026 | 05:59

Polisi Ciduk Tiga Remaja Terlibat Tawuran, Satu Positif Sabu

Kamis, 16 April 2026 | 05:45

Selengkapnya