Berita

Anies-Sandi/Net

Nusantara

PILKADA JAKARTA

Di Tengah Beredarnya Spanduk Provokatif, Ini Yang Dilakukan Tim Anies-Sandi

KAMIS, 06 APRIL 2017 | 01:30 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Calon Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku sudah bosan dan malas menanggapi isu hoax serta fitnah yang ditujukan kepada pasangan Anies-Sandi.

Pernyataan itu disampaikan ketika Anies dimintai tanggapan terhadap beredarnya spanduk provokatif yang mengatanamakan Anies-Sandi  belakangan ini.

"Kita sudah capek dengan fitnah-fitnah itu. Fitnah lagi, fitnah lagi. Makanya kami katakan, sudahlah, jangan fitnah-fitnah. Warga Jakarta capek dengan fitnah," kata Anies saat silaturahim dengan warga NU di Cengkareng, Jakarta Barat, Rabu (5/4).


Ia menilai, ketimbang menyebar spanduk provokatif seperti itu, lebih baik memasang spanduk yang memuat kalimat positif. Seperti dia dan timnya yang ikut menyebarkan spanduk, tetapi spanduk ucapan selamat melaksanakan Ujian Nasional bagi murid sekolah.

"Kalau kita sih sekarang bikin spanduknya selamat UN, karena fokus kita di pendidikan. Selamat bagi adik-adik kita yang menyelenggarakan ujian, kita ingin agar adik-adik kita dapat menempuh ujian nasional dengan baik. Kita ucapkan selamat, kita minta mereka untuk kerja keras, jujur, lalu berdoa jangan lupa," jelas Anies.

Ia mengatakan tim Anies-Sandi akan terus melakukan kampanye dengan positif. Hal ini karena warga Jakarta menginginkan adanya program yang baik pada kontestasi kali ini.

"Saya rasa memang warga Jakarta ingin pendidikan yang baik, oleh karena itu kampanye kita mempromosikan bagaimana pendidikan yang lebih baik, lapangan pekerjaan yang tersedia untuk semua. Jadi kita akan terus berbicara tentang pentingnya program-program untuk warga Jakarta," imbuh Anies seperti dikabarkan RMOL Jakarta.

Tim Anies-Sandi sendiri memiliki satgas anti hoax yang bertugas mengklarifikasi isu hoax atau informasi palsu. Pihaknya juga memiliki dua laman, yakni www.jakartamajubersama.com serta www.fitnahlagi.com, yang memuat tanggapan serta klarifikasi jika ada hoax yang ditujukan kepada Anies-Sandi. [rus]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Masuk Tahap Pembuktian, Denny Indrayana Minta MK Panggil Gibran

Senin, 28 September 2026 | 18:16

Bukan Sekadar Parlemen, MPR Penjaga Konstitusi dan Kebangsaan

Senin, 28 September 2026 | 18:09

Dari 49 Tahun, Antrean Faktual Haji Kini Jadi 14 Tahun

Senin, 28 September 2026 | 17:44

Prabowo Perintahkan Audit Forensik Tata Kelola Keuangan Haji

Senin, 28 September 2026 | 17:38

Warga Ngadu ke DPR Gegara Kasus Dugaan Mafia Tanah Disetop

Senin, 28 September 2026 | 17:33

Mengenal Megathrust, 14 Segmen Sumber Gempa di Indonesia dan Potensi Magnitudonya

Senin, 28 September 2026 | 17:25

Dirjenpas Janji Bongkar 13 Bangunan Lapas Cibinong

Senin, 28 September 2026 | 17:16

Apa Itu Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan? Ini Penjelasan Ahli

Senin, 28 September 2026 | 17:08

Kesaktian Silfester Mulai Berkurang

Senin, 28 September 2026 | 17:05

Harga BBM Pertamina 28 September 2026, Pertalite hingga Pertamax Masih Segini

Senin, 28 September 2026 | 16:59

Selengkapnya