Berita

Foto/Net

Politik

Calon Petahana KPU, Dua Terpilih Dan Tiga Tertendang

RABU, 05 APRIL 2017 | 05:50 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Komisi II DPR telah merampungkan uji kelayakan dan kepatutan (test and proper test) calon komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Bawadan Pengawas Pemilu (Bawaslu) periode 2017-2022.

Pemilihan calon komisioner KPU dan Bawaslu dengan mekanisme voting berlangsung di Ruang Rapat Komisi II, Komplek Parlemen, Jakarta Pusat, Rabu dinihari (5/4).

Untuk calon komisioner KPU, dari lima calon petahana (incumbent) hanya dua yang terpilih, yaitu Hasyim Asy'ari (54 suara) dan Arief Budiman (30 suara).


Hasyim Asy'ari adalah dosen hukum tata negara di Fakultas Hukum Universitas Diponegoro (UNDIP) Semarang, dan dilantik sebagai anggota KPU pada Agustus 2018 menggantikan almarhum Husni Kamil Manik (ketua KPU).

Arief Budiman merupakan anggota KPU petahana yang juga berpengalaman menjadi anggota KPU Jawa Timur.

Sementara tiga calon petehana lainnya tertendang. Yaitu, Sigit Pamungkas (4 suara), Ferry Kurnia Rizkiyansyah (1 suara), dan Ida Budhiati (1suara).

Berikut perolehan lengkap pemilihan calon komisioner KPU:

1. Pramono Ubaid Tanthowi (55 suara)
2. Wahyu Setiawan (55 suara)
3. Hasyim Asy'ari (54 suara)
4. Ilham Saputra (54)
5. Viryan (52 suara)
6. Evi Novida Ginting Manik (48 suara)
7. Arief Budiman (30 suara).

8. I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi (21 suara)
9. Yesst Y Momongan (6 suara)
10. Sigit Pamungkas (4 suara)
11. Ferry Kurnia Rizkiyansyah (1 suara)
12. Ida Budhiati (1suara)
13. Sri Budi Eko Wardani (1 suara)
14. Amus Atkana (0 suara).

Sesuai amanat UU, Komisi II DPR hanya memilih tujuh nama dari 14 nama calon komisioner KPU yang diserahkan Tim Seleksi Calon Anggota KPU-Bawaslu.

Sebelumnya, 17 calon anggota KPU telah mengikuti test and proper test di Komisi II DPR. Dijadwalkan, tujuh anggota KPU terpilih akan disahkan di Rapat Paripurna DPR pada 6 April lusa, setelah dibahas Badan Musyawarah DPR hari ini.

Untuk diketahui, masa jabatan anggota KPU dan Bawaslu periode 2012-2017 akan berakhir pasa 12 April 2017. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Komisi I DPR: Kisruh Rating IGRS di Steam Picu Kegaduhan

Rabu, 08 April 2026 | 19:50

JK Jangan jadi Martir Pemecah Belah Bangsa

Rabu, 08 April 2026 | 19:41

Narasi Pesimis di Tengah Gejolak Global Ganggu Stabilitas Nasional

Rabu, 08 April 2026 | 19:19

Ulama Dukung Wacana BNN Larang Vape

Rabu, 08 April 2026 | 19:18

KAMMI: Kerusakan Lingkungan Tidak Bisa Selesai di Ruang Diskusi

Rabu, 08 April 2026 | 19:05

WFH Momentum Perkuat Layanan Digital

Rabu, 08 April 2026 | 19:02

Motor Listrik Operasional SPPG Sudah Direncanakan Sejak 2025

Rabu, 08 April 2026 | 19:00

Harus Melayani, Kader PKB Jangan jadi Tamu 5 Tahunan

Rabu, 08 April 2026 | 18:51

JK Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli Buat Akhiri Polemik

Rabu, 08 April 2026 | 18:44

7 Menu Warteg Paling Dicari Orang Indonesia

Rabu, 08 April 2026 | 18:42

Selengkapnya