Berita

Armyn Gultom/Net

Politik

Fokal IMM Kirim Advokat Bebaskan Zainuddin Arsyad

SENIN, 03 APRIL 2017 | 09:21 WIB | LAPORAN:

Koordinator Nasional Forum Keluarga Alumni Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (Kornas Fokal IMM) melakukan dua langkah penting guna membebaskan satu kadernya, Zainuddin Arsyad.

Salah satunya adalah dengan menunjuk anggota tim advokasi Kornas Fokal IMM, Muhammad Ihsan untuk mendampingi proses hukum terhadap kader yang menjabat Presiden Asean Muslim Student Association (AMSA) tersebut.

"Pertama kita akan melakukan pendampingan hukum dan berharap (Zainuddin) segera bebas. Kedua, Kornas Fokal IMM telah menunjuk Ihsan dan beberapa alumni sebagai kuasa hukum untuk memberikan pendampingan," kata Ketua Umum Kornas Fokal IMM, Armyn Gultom kepada RMOL, Senin (3/4) pagi.


Saat ini, Zainuddin masih mendekam di jeruji tahanan Mako Brimob, Kelapa Dua, Jawa Barat, sejak ditangkap, Jumat (31/3) dinihari lalu. Rencananya, Ihsan akan kembali mendatangi Mako Brimob berkoordinasi dengan penyidik, terkait status Zainuddin.

"Yang masih ditahan saat ini adalah Zainuddin Arsyad. Hari ini, Ihsan akan menemui penyidik untuk mengkoordinasikan pembelaan (Zainuddin)," ungkapnya.

Sebelumnya, Ihsan juga sudah ke Mako Brimob untuk melihat situasi terkini mantan Presiden BEM Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) tersebut, Sabtu (1/4) lalu.

Ihsan datang didampingi Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kornas Fokal IMM Azrul Tanjung. Kedatangan keduanya, sekaligus membebaskan tiga kader lainnya yang diamankan polisi beberapa jam setelah Zainuddin ditangkap. Yaitu, Beni Pramula (mantan Ketua Umum DPP), Ferry (mantan Sekjen DPP) dan Eka Pitra (Sekbid Hubla DPP).

"Semula mereka (tiga kader IMM) ditahan. Tapi sudah keluar. Tadi  (Azrul) sudah telepon, Beni Pramula ada di rumah," demikian Armyn.

Selain Zainudin Arsyad, polisi juga masih menahan empat tersangka lainnya. Antara lain, Sekjen Forum Umat Islam (FUI) Muhammad Al Khaththath, wakil Koordinator aksi 313 Irwansyah, Panglima Forum Syuhada Indonesia (FSI) Diko Nugraha, dan anggota FSI, Ferry. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya