Berita

Armyn Gultom/Net

Politik

Kornas Fokal IMM: Masak Siapkan Demo Dibilang Makar?

SENIN, 03 APRIL 2017 | 08:11 WIB | LAPORAN:

Polisi terlalu berlebihan menjatuhkan tuduhan permufakatan makar kepada empat kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM).

Begitu kata Ketua Umum Koordinator Nasional Forum Keluarga Alumni Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (Kornas Fokal IMM), Armyn Gultom kepada wartawan, Minggu (3/4).

Menurut Armyn, yang dilakukan Zainuddin Arsyad dan tiga kader IMM lainnya hanya sebatas rasa cinta terhadap bangsa.


"Mereka hanya menyuarakan penegakan keadilan. Masak hanya ikut persiapan demo 313 dituduh permufakatan makar. Ini namanya dicari-cari," ujarnya.

Sebelumnya, salah satu anggota Tim Advokasi Fokal IMM Muhammad Ihsan mengatakan bahwa keikutsertaan mahasiswa dalam Aksi 313 bukanlah hal terlarang. Mengingat, setiap warga negara, berhak untuk menyampaikan aspirasi.

"Polisi berlebihan. Lebay-lah namanya. Masak (mahasiswa) menyiapkan demo dibilang makar," timpal Ihsan, Sabtu (1/4) lalu.

Untuk diketahui, polisi sempat mengamankan empat kader IMM dalam kasus dugaan pemufakatan makar, Jumat (31/3) kemarin.

Mereka adalah Presiden Asean Muslim Student Association (AMSA) sekaligus kader IMM, Zainuddin Arsyad, mantan Ketua Umum DPP IMM Beni Pramula, mantan Sekjen DPP IMM Ferry, dan Sekretaris Bidang Hubungan Luar Negeri (Hubla) DPP IMM, Eka Pitra. Tiga nama yang disebut terakhir sudah dibebaskan. Sementara Zainuddin masih dalam tahanan. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya