Berita

Fahri Hamzah/Net

Politik

Fahri: Anak Muda Tidak Paham Motif Swasta Di Balik Pembangunan DKI

SENIN, 03 APRIL 2017 | 06:52 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah menilai bahwa generasi muda saat ini, khususnya yang ada di DKI Jakarta, tidak paham dengan motif swasta yang menyusup di balik pembangunan DKI melalui dana CSR.

Anak muda, lanjut Fahri, justru menganggap pembangunan memakai dana swasta adalah prestasi Pemda DKI. Padahal menurutnya hal itu janggal.

"Satu sisi meme perbaikan taman kota dan danau dalam kota ramai, tapi serapan anggaran rendah. Anak-anak muda bertepuk tangan seolah itu prestasi pembangunan dan penghematan sekaligus," ujarnya dalam akun Twitter pribadi @Fahrihamzah, Senin (3/4).


Menurutnya, generasi muda tidak paham bahwa ada kepentingan swasta di balik pembangunan itu. Salah satunya kepentingan untuk mendapatkan akses kepada pemerintahan.

"Lalu dengan segala cara, termasuk menyogok, untuk mendapatkan akses. Sekarang ada cara legal yaitu membangunkan proyek. Anda tahu apa yang terjadi? Yang pertama dan utama adalah lumernya batas antara pemerintah dan pengusaha," sambungnya.

Fahri mengaku kecewa dengan sikap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang tidak menganggap kasus ini akan bermasalah.

"Saya nggak paham kenapa lembaga seperti KPK justru tidak melihat ini sebagai awal dari konflik kelentingan (conflict of interest). Dan setiap konflik kepentingan menyeret kepada konflik kepentingan lainnya?" pungkasnya. [ian]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya