Partai Amanat Nasional menggelar rapat internal dengan mengundang Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di kantor DPP pada Jumat lalu (31/3). Hal itu dilakukan ebagai bentuk keseriusan PAN mendukung pasangan calon gubernur Anies Baswedan-Sandiaga Uno (Anies-Sandi) di putaran dua Pilkada DKI Jakarta.
Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman menjelaskan, pihaknya mengapresiasi langkah PAN yang sukarela mendukung Anies-Sandi. Mengingat, sebelumnya, partai matahari terbit menjadi salah satu pengusung pasangan Agus Yudhoyono-Sylviana Murni (Agus-Sylvi).
Dengan dukungan sukarela dari PAN, dia memastikan tidak ada kontrak politik yang diminta PAN dalam upaya memenangkan pasangan Anies-Sandi.
"Jadi, kalau gagasan besarnya kami bertemu adalah ingin ngobrol bahwa PAN sudah dengan sukarela mendukung Anies-Sandi. Maka kita mengapresiasi itu. Kalau soal kontrak politik maka dengan kesukarelaan itu kami pastikan tidak ada namanya kontrak politik," ujar Sohibul kepada redaksi, Sabtu (1/4).
Menurut Sohibul, salah satu poin utama yang dibahas dalam rapat tersebut adalah terkait penguatan aspek pengawasan di tempat pemungutan suara (TPS) pada saat hari pencoblosan, 19 April nanti.
"Berdasarkan pengalaman di putaran pertama maka Gerindra, PKS dan PAN akan sama-sama memperkuat pengawasan di TPS, nanti PAN juga akan ikut di sana. Karena kita semua punya keinginan Pilkada DKI putaran kedua ini harus berlangsung demokratis, tidak boleh ada kecurangan," bebernya.
Dia menambahkan, semua aspek yang berkaitan dengan program pasangan Anies-Sandi sudah dibicarakan bersama antara PKS, Gerindra, dan PAN. Pengusung pasangan nomor urut tiga tersebut akan melanjutkan strategi yang sudah lakukan pada putaran pertama lalu.
"Kan sudah jelas tagline-nya Menuju Jakarta Yang Maju Kotanya dan Bahagia Warganya. Berarti seluruh hal dari pendidikan, kesehatan, sosial dan ekonomi kami bahas. Kami berharap kemenangan Anies-Sandi nanti bisa mewujudkan Jakarta yang seperti itu dan warganya bahagia," demikian Sohibul.
[wah]