Berita

Net

Politik

Pengusung Anies-Sandi Apresiasi Keseriusan PAN

SABTU, 01 APRIL 2017 | 21:38 WIB | LAPORAN:

Partai Amanat Nasional menggelar rapat internal dengan mengundang Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di kantor DPP pada Jumat lalu (31/3). Hal itu dilakukan ebagai bentuk keseriusan PAN mendukung pasangan calon gubernur Anies Baswedan-Sandiaga Uno (Anies-Sandi) di putaran dua Pilkada DKI Jakarta.

Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman menjelaskan, pihaknya mengapresiasi langkah PAN yang sukarela mendukung Anies-Sandi. Mengingat, sebelumnya, partai matahari terbit menjadi salah satu pengusung pasangan Agus Yudhoyono-Sylviana Murni (Agus-Sylvi).

Dengan dukungan sukarela dari PAN, dia memastikan tidak ada kontrak politik yang diminta PAN dalam upaya memenangkan pasangan Anies-Sandi.


"Jadi, kalau gagasan besarnya kami bertemu adalah ingin ngobrol bahwa PAN sudah dengan sukarela mendukung Anies-Sandi. Maka kita mengapresiasi itu. Kalau soal kontrak politik maka dengan kesukarelaan itu kami pastikan tidak ada namanya kontrak politik," ujar Sohibul kepada redaksi, Sabtu (1/4).

Menurut Sohibul, salah satu poin utama yang dibahas dalam rapat tersebut adalah terkait penguatan aspek pengawasan di tempat pemungutan suara (TPS) pada saat hari pencoblosan, 19 April nanti.

"Berdasarkan pengalaman di putaran pertama maka Gerindra, PKS dan PAN akan sama-sama memperkuat pengawasan di TPS, nanti PAN juga akan ikut di sana. Karena kita semua punya keinginan Pilkada DKI putaran kedua ini harus berlangsung demokratis, tidak boleh ada kecurangan," bebernya.

Dia menambahkan, semua aspek yang berkaitan dengan program pasangan Anies-Sandi sudah dibicarakan bersama antara PKS, Gerindra, dan PAN. Pengusung pasangan nomor urut tiga tersebut akan melanjutkan strategi yang sudah lakukan pada putaran pertama lalu.

"Kan sudah jelas tagline-nya Menuju Jakarta Yang Maju Kotanya dan Bahagia Warganya. Berarti seluruh hal dari pendidikan, kesehatan, sosial dan ekonomi kami bahas. Kami berharap kemenangan Anies-Sandi nanti bisa mewujudkan Jakarta yang seperti itu dan warganya bahagia," demikian Sohibul. [wah]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya