Berita

Romahurmuziy/RMOL

Politik

Romi Minta PPP DKI Perhatikan Arah Koalisi Pemerintah

JUMAT, 31 MARET 2017 | 23:42 WIB | LAPORAN:

Ketua Umum DPP PPP Romahurmuziy menyerahkan penuh keputusan untuk mendukung salah satu pasangan calon kepada Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP DKI Jakarta. Ia meminta DPW untuk membuka ruang komunikasi kepada pasangan calon yang ada.

"Kita menyerahkan kepada DPW untuk membangun komunikasi yang intensif kepada pasangan nomor dua maupun pasangan nomor tiga dan kemudian mereka bergerak memenangkan secara penuh pasangan yang mereka rasa secara komunikasi sudah paripurna dalam bangunan politiknya," ujarnya kepada wartawan, di Surabaya, Jawa Timur, Jum'at (31/3).

Meski demikian, DPP tetap tidak lepas tangan begitu saja. Pria yang akrab disapa Romi itu mengaku tetap memberikan rambu-rambu yang harus ditaati oleh DPW Jakarta dalam menentukan pilihan.


Seperti meminta DPW untuk melakukan pilihan berdasarkan komunikasi lapangan yang secara politik adalah komunikasi politik yang terbaik.

"Yang kedua lakukan pilihan berdasarkan semangat menjaga kondusifitas politik nasional dengan menjaga kondusifitas politik Pilkada DKI," lanjutnya.

Selanjutnya, Romi juga meminta DPW memperhatikan semangat kondusifitas perpolitikan nasional dengan melihat arah koalisi PPP pusat.

"Ini adalah bagian dari atau refleksi dari semangat kita PPP yang merupakan bagian dari koalisi pemerintahan secara besar," jelasnya.

Lebih lanjut, Romi menegaskan bahwa hingga saat ini pihaknya sekali belum mendapatkan laporan resmi dari DPW DKI mengenai arah dukungan. Namun begitu, Romi melihat DPW DKI sudah intensif berkomunikasi dengan salah satu pasangan calon.

"Saya kebetulan dalam dua hari terakhir ini melakukan tour. Secara langsung saya belum menerima laporan, tapi saya melihat ada komunikasi yang lebih intensif kepada salah satu pasangan meskipun belum difinalisasi," pungkasnya. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya