Berita

wiranto-amien/net

Politik

Al-Khaththath Dituntut Bebas Sore Ini, Wiranto: Nanti Saya Koordinasi Dengan Kapolri

JUMAT, 31 MARET 2017 | 16:10 WIB | LAPORAN:

Menteri koordinator politik, hukum dan kemanan (menkopolhukam) Wiranto menegaskan ada alasan tertentu dari pihak kepolisian saat menangkap sekjen Forum Umat Islam (FUI) Al-Khaththath dan juga empat ulama lainnya.

"Berbicara maslaah kriminalisasi para ulama, tentu aparat keamanan punya alasan tertentu untuk menangkap para ulama," kata Wiranto saat menerima kunjungan perwakilan FUI dan tokoh nasional Amien Rais di kantornya, Jakarta Pusat, Jumat (31/3)

Wiranto pun berjanji akan menelepon Kapolri Tito Karnavian terkait tuntutan agar Al-Khaththath harus dibebaskan sore ini.


"Saya sampaikan, nanti segera saya akan koordinasi dengan Kapolri apakah sudah cukup bukti-bukti untuk menangkap para ulama itu. Kalau memang bukti-bukti tidak cukup maka akan diproses untuk dibebaskan, itu pasti," janji Wiranto

Mantan panglima ABRI era Suharto itu pun mengimbau para peserta aksi untuk membubarkan diri tepat pukul 18.00 WIB agar tidak terjadi benturan antara aparat kemanan dengan massa.

"Para tokoh menyatakan paling lambat sore ini haru dibebaskan. Ini bukan soal pembebasan, ini masalah keamanan nasional. Ini masalah ketertiban umum, kalau tidak bubar pada pukul 18.00 WIB kan artinya membenturkan aparat keamanan dengan rakyat. Siapa yang tanggung jawab," kata Wiranto

Untuk diketahui, jelang Aksi 313 pagi tadi, Polda Metro Jaya menangkap 5 orang terkait dengan dugaan pemufakatan makar. Salah satunya Sekjen Forum Umat Islam (FUI) Muhammad Al-Khaththath. Selain Al-Khaththath, ada 4 orang yang ditangkap, yakni Zainudin Arsyad, Irwansyah, Dikho Nugraha, dan Andry. Polisi menyebut Dikho adalah mantan suami Ketua Bawaslu Mimah Susanti.[san]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya