Berita

Nusantara

Jalan Nasional Wilayah 2 Banten Ditargetkan Mulus Jelang Lebaran

KAMIS, 30 MARET 2017 | 07:17 WIB | LAPORAN: DARMANSYAH

. Satuan Kerja (Satker) Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) wilayah 2 Banten, Kementerian Pekerjan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mempercepat penanganan ruas jalan nasional batas Kota Cilegon, Pasauran, Simpang Labuan, Cibaliung, Citereup, hingga Tanjung Lesung yang kini mengalami kerusakan di sejumlah titik.

Selain untuk menunjang akses menuju destinasi pariwisata di daerah tersebut, ditargetkan menjelang arus mudik Lebaran mendatang, ruas jalanan negara sepanjang 113,65 KM itu sudah mulus dilalui oleh pemudik.

Demikian diungkapkan Kasatker PJN Wilayah 2 Banten Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah VI Kementerian PUPR, Permana Adi Santoso kepada Kantor Berita Politik RMOL melalui pesan elektronik, Rabu (29/3).


Menurut Permana Adi, penanganan yang dilakukan terdiri dari penanganan long segmen yang terdiri dari pekerjaan rigid sepanjang 3,1 KM spot spot, rehabilitasi mayor sepanjang 2,7 KM spot spot, dan sisanya dilakukan dengan pemeliharaan preventif rutin yang pelaksanaannya diserahkan kepada kontraktor.

Permana Adi mengatakan, penerapkan sistem pemeliharaan preventif dalam pelaksanaan kegiatan pemeliharaan jalan, diyakini akan mendukung terpenuhinya target kondisi jalan nasional berkondisi mantap di tahun 2017 ini.

"Mulai tahun ini, jika ada ruas jalan yang kondisinya menurun, walaupun sedikit akan langsung kita tangani. Cara ini akan membuat umur jalan menjadi awet," katanya.

Apalagi, menurut Permada Adi, ruas jalan dari batas Kota Cilegon hingga Tanjung Lesung adalah, jalan aktif yang merupakan jalur pariwisata dari Jakarta menuju Pantai Carita dan Tanjung Lesung yang ramai dilalui oleh kendaraan, sehingga penanganannya perlu mendapatkan prioritas, dalam mendukung lancarnya moda transporasi di daerah pariwisata tersebut.

Dalam penanganan jalan nasional di Banten 2 itu, pihaknya juga melakukan perbaikan saluran atau drainase di ruas mulai Pasauran hingga Kecamatan Labuan, Pandeglang, dengan lokasi rekon segmen dua, termasuk patching atau penutupan lobang jalan menggunakan hotmix ruas Cilegon-Pasauran.

Sebagai bentuk keseriusan dalam penanganan ruas jalan nasional di wilayah 2 Banten, pihaknya mengaku sudah melakukan koordinasi dengan Dinas PUPR Provinsi dan Kabupaten, agar dapat bersinergi dalam penanganan jalan rusak.

"Kan pejabat daerah yang lebih tahu, mana kostur tanah yang labil dan mana tidak, agar penanganan jalan yang kami lakukan dapat berjalan efektif," ujarnya.

Ditempat terpisah, PPK 01 yang bertanggungjawab menangani ruas jalan dari batas Kota Cilegon-Cibaliung-Citeurep hingga Tanjung Lesung, Kasmedi S.ST menjelaskan, pihaknya menargetkan sebelum H-7 Idul Fitri mendatang, ruas jalan tersebut sudah mulus, sehingga aman dilalui oleh pemudik dan wisatawan yang ingin berkunjung ke pantai Carita dan Tanjung Lesung.

"Target kita, sebelum H-7 Idul Fitri jalan ini sudah mulus, sehingga aman dilalui oleh pemudik dan wisatawan," terangnya.

Kasmedi juga berjanji, penanganan jalan nasional batas Kota Cilegon hingga Tanjung Lesung akan dilakukan penanganan sesuai dengan RAB yang tertera dalam kontrak kerja. Baik dalam kualitas pekerjaan, maupun kuantitas agar umur jalan dapat bertahan lama.

"Kami akan memantau terus kinerja kontraktor untuk mengutamakan kualitas pekerjaan, agar umur jalan dapat bertahan lama," tegasnya.

Sementara kepala dinas PUPR Pandeglang, Anwar Husnira mengaku, sudah berkoordinasi dengan kepala Satker PJN Wilayah 2 Banten dalam penanganan jalan nasional yang ada di Pandeglang.

"Pak Permana Adi sudah datang ke kantor untuk berkoordinasi, agar kami dapat bersinergi dalam penanganan jalan rusak yang ada di Pandeglang, baik jalan Kabupaten yang menjadi kewengan kami, maupun jalan nasional yang menjadi kewenangan pusat," ujarnya. [rus]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

Komisi III DPR Sambut KUHP dan KUHAP Baru dengan Sukacita

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:12

Bea Keluar Batu Bara Langkah Korektif Agar Negara Tak Terus Tekor

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:08

Prabowo Dua Kali Absen Pembukaan Bursa, Ini Kata Purbaya

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:07

Polri Susun Format Penyidikan Sesuai KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:06

Koalisi Permanen Mustahil Terbentuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:01

Polri-Kejagung Jalankan KUHP dan KUHAP Baru Sejak Pukul 00.01 WIB

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:58

Tutup Akhir Tahun 2025 DPRD Kota Bogor Tetapkan Dua Perda

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:46

Presiden Prabowo Harus Segera Ganti Menteri yang Tak Maksimal

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:42

Bitcoin Bangkit ke Level 88.600 Dolar AS

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Berjualan di Atas Lumpur

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Selengkapnya