Berita

EE Mangindaan/Net

EE Mangindaan Ajak Mahasiswa Teladani Para Pendiri Bangsa

RABU, 29 MARET 2017 | 10:47 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Wakil Ketua MPR RI EE Mangindaan menjadi narasumber utama Sosialisasi Empat Pilar MPR kepada mahasiswa dan mahasiswi Universitas Katolik De La Salle Manado, di Kairagi Satu, Kota Manado, Sulawesi Utara, Rabu (29/3).

Bersama Mangindaan hadir Anggota MPR dari Kelompok DPD RI daerah Sulut Marhany Victor Poly Pua dan Anggota MPR Fraksi PAN dapil Sulut Bara Hasibuan.

Acara yang digelar di Aula Olahraga Kampus Unika De La Salle Manado itu dihadiri Ketua Yayasan Unika Pastor Benny Salome, Rektor Unika Pastor Revi Rafael Tanod, mahasiswa dan mahasiswi berbagai fakultas serta dosen pengajar.


Dalam kesempatan tersebut, Mangindaan memaparkan soal tantangan kebangsaan menurut TAP MPR No. VI Tahun 2001 tentang Etika Kehidupan Berbangsa. Diutarakannya, tantangan bangsa ini sangat berat yang berasal dari dalam dan global. Tantangan dari dalam negeri yang harus lebih diwaspadai sebab dampaknya sangat merusak.

"Contohnya korupsi yang makin marak, lalu paham radikalisme yang memaksakan kehendak kelompoknya sendiri, padahal Indonesia dibangun di atas keberagaman dan toleransi," katanya.

Kepada para mahasiswa, Mangindaan menekankan agar generasi muda meneladani para pendiri bangsa Indonesia yang sangat tinggi rasa toleransi dan rasa kebhinnekaannya. Hal tersebut terlihat dari sejarah perumusan Pancasila terutama soal Piagam Jakarta.

"Para pendiri bangsa muslim sangat tinggi rasa nasionalismenya itu sangat patut dijadikan teladan. Saling menghargai, saling memahamai antar rakyat sehingga rumusan Pancasila dan UUD pun terbentuk tanpa ada yang merasa didiskriminasikan," ungkapnya.

Generasi muda bangsa, lanjut Mangindaan, adalah agen dalam pemahaman dan implementasi Pancasila dan nilai-nilai luhur bangsa di lingkungannya masing-masing.

"Pemahaman generasi muda yang baik tentang Pancasila dan nilai-nilai luhur bangsa akan membentengi dari pengaruh pemahaman radikal dan pemahaman yang merusak kebhinnekaan bangsa," tegas mantan Menteri Perhubungan ini seperti dalam rilis Humas MPR. [rus]

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

UPDATE

Video Viral, Netanyahu Menyerah dan Flotilla Bebas

Senin, 25 Mei 2026 | 01:57

Narasi Larangan Pertalite untuk Kendaraan Merek Tertentu per 1 Juni 2026 Hoax!

Senin, 25 Mei 2026 | 01:40

Euforia Bobotoh

Senin, 25 Mei 2026 | 01:20

Sugiono Dianggap Berhasil Terjemahkan Kerja Nyata Prabowo

Senin, 25 Mei 2026 | 00:59

Ini Tujuh Saran untuk Prabowo Realisasikan Pasal 33 UUD 1945

Senin, 25 Mei 2026 | 00:40

Gubernur Lemhannas Minta Keberadaan BoP Dikaji Ulang

Senin, 25 Mei 2026 | 00:18

Edukasi Keuangan Bantu Mahasiswa Kelola Kantong Secara Sehat

Minggu, 24 Mei 2026 | 23:58

Golkar Jadikan MDI Instrumen Sosialisasi Program Prabowo ke Umat

Minggu, 24 Mei 2026 | 23:40

Prabowo Singgung Reshuffle Zulhas, PAN Terancam Tidak Digandeng Gerindra di 2029

Minggu, 24 Mei 2026 | 23:19

Ekonomi Syariah dan Ekonomi Kerakyatan: Dua Tombak Kedaulatan Ekonomi Indonesia

Minggu, 24 Mei 2026 | 22:43

Selengkapnya