Berita

Said Aqil Siradj/Net

Politik

Kiai Said Tidak Senang Dengan Aksi 313

RABU, 29 MARET 2017 | 06:38 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj mengaku kurang senang dengan aksi yang akan digelar Forum Umat Islam (FUI) pada Jumat (31/3) atau yang akan dikenal sebagai Aksi 313.

Ia berpendapat, Pilgub DKI hendaknya memberi kebebasan bagi masyarakat untuk memilih sesuai keinginan masing-masing.

"Saya nggak seneng itu. (Bagi saya) mau pilih Ahok silakan, nggak seneng nggak usah dipilih. Pilih Anies silakan, nggak seneng nggak usah dipilih. Gitu aja, ngapain," ujarnya di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Selasa (28/3)..


Said Aqil mengatakan sejak dulu sudah melarang warga NU untuk ikut dalam aksi-aksi seperti itu.

"Dari dulu larangannya," sambung Kiai Said seperti diberitakanRMOLJakarta

Sebelumnya diberitakan, tuntutan aksi 313 masih sama dengan aksi sebelumnya, yakni menuntut terdakwa kasus penistaan agama diberhentikan dari jabatannya.

"Meminta kepada Presiden Jokowi agar sesuai UU memberhentikan terdakwa kasus penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama," kata Sekjen FUI Muhammad al-Khaththath saat dikonfirmasi Senin (27/3).

Khaththath menuturkan peserta aksi ini adalah organisasi peserta aksi Bela Islam 2 Desember 2016.

"Seluruh alumni 212 diajak, siapa tokohnya nanti diinformasikan kemudian. Pokoknya kita kalau sudah diterima oleh Istana, ada pembicaraan yang baik, ya kita pulang," pungkasnya. [ian]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya